Mengenal Baterai Traction Chloride HSP15 untuk Forklift Listrik
Baterai traction Chloride HSP15 merupakan baterai motive power yang dirancang untuk menyuplai energi pada forklift listrik dan berbagai peralatan material handling. Produk ini dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pemindahan barang di pabrik, pergudangan, pusat distribusi, area logistik, dan lingkungan industri lainnya.
Pada forklift listrik, baterai bukan sekadar komponen pendukung. Baterai menjadi sumber energi utama untuk menjalankan motor penggerak, sistem pengangkatan, sistem kemudi, perangkat kontrol, dan berbagai fungsi kelistrikan kendaraan. Karena itu, kesesuaian spesifikasi baterai sangat memengaruhi durasi kerja, kesiapan unit, dan kelancaran operasional.
Chloride Motive Power HSP15 tersedia dalam berbagai tipe sel dengan pilihan kapasitas, dimensi, berat, dan standar konstruksi yang berbeda. Produk ini mencakup Continental DIN Cells dan UK BS Cells, sehingga dapat disesuaikan dengan beragam desain battery tray pada forklift, reach truck, pallet truck, dan kendaraan listrik industri.
Apa Itu Baterai Traction?
Baterai traction adalah baterai yang dirancang untuk memasok energi dalam periode relatif panjang selama kendaraan listrik digunakan. Karakter tersebut berbeda dari baterai starter kendaraan konvensional.
Baterai starter umumnya menghasilkan arus tinggi dalam waktu singkat untuk menghidupkan mesin. Setelah mesin menyala, kebutuhan kelistrikan kendaraan dibantu oleh sistem pengisian. Sebaliknya, baterai traction terus menjadi sumber tenaga utama selama kendaraan beroperasi.
Pada forklift listrik, energi dari baterai digunakan untuk:
- Menggerakkan motor traksi.
- Menjalankan sistem angkat dan turun.
- Mengoperasikan sistem kemudi.
- Menyuplai sistem kontrol elektronik.
- Menghidupkan lampu serta perlengkapan pendukung.
- Mendukung kegiatan pemindahan barang selama jam kerja.
Battery pack traction terdiri atas sejumlah sel yang dihubungkan untuk menghasilkan tegangan dan kapasitas sesuai kebutuhan kendaraan. Jumlah sel akan menentukan tegangan total, sedangkan tipe dan ukuran sel berhubungan dengan kapasitas energi, dimensi, serta berat battery pack.
Baterai traction menjalani siklus pengosongan dan pengisian berulang. Karena itu, konstruksinya perlu dirancang untuk menghadapi penggunaan berulang, getaran, dan beban kerja pada peralatan material handling.
Pentingnya Baterai pada Forklift Listrik
Forklift listrik sangat bergantung pada kondisi dan kesesuaian baterai. Ketika battery pack tidak sesuai, kendaraan dapat mengalami penurunan durasi operasi, kehilangan tenaga lebih cepat, atau tidak dapat digunakan hingga satu shift selesai.
Kesalahan pemilihan baterai juga dapat menimbulkan masalah mekanis maupun kelistrikan. Contohnya:
- Dimensi baterai tidak sesuai dengan battery compartment.
- Battery pack terlalu tinggi sehingga penutup tidak dapat dipasang.
- Kapasitas terlalu kecil untuk pola kerja kendaraan.
- Berat baterai tidak sesuai dengan spesifikasi forklift.
- Konektor berbeda dengan konektor kendaraan.
- Posisi kabel tidak sesuai dengan ruang pemasangan.
- Charger tidak cocok dengan tegangan atau kapasitas baterai.
- Jumlah sel tidak sesuai dengan sistem kelistrikan unit.
Brosur Chloride menjelaskan bahwa baterai merupakan komponen utama pada forklift listrik, reach truck, pallet truck, dan kendaraan listrik lainnya. Keandalan sumber energi tersebut berhubungan langsung dengan kemampuan kendaraan menjalankan fungsinya.
Oleh sebab itu, penggantian baterai sebaiknya dilakukan berdasarkan data teknis, bukan hanya berdasarkan merek atau perkiraan kapasitas.
Mengenal Chloride Motive Power HSP15
Chloride HSP15 merupakan seri baterai motive power untuk peralatan material handling bertenaga listrik. Lini ini tersedia dalam banyak tipe sel agar dapat disusun menjadi battery pack dengan tegangan, kapasitas, dimensi, dan berat yang sesuai untuk kendaraan.
Informasi teknis dalam brosur HSP15 mencakup:
- Kode tipe sel.
- Kapasitas dalam ampere-hour.
- Kapasitas energi dalam kilowatt-hour.
- Panjang sel.
- Lebar standar sel.
- Tinggi keseluruhan.
- Berat dalam kondisi kering.
- Berat setelah diisi.
- Perkiraan volume elektrolit.
Kapasitas yang ditampilkan dalam tabel produk dinyatakan berdasarkan rating lima jam pada suhu 30°C. Oleh sebab itu, nilai kapasitas perlu dibaca berdasarkan tipe sel dan kondisi pengujian yang tercantum, bukan dianggap sebagai satu spesifikasi umum untuk seluruh seri.
Chloride HSP15 dapat dikonfigurasikan untuk:
- Forklift listrik.
- Reach truck.
- Pallet truck listrik.
- Kendaraan listrik industri.
- Peralatan material handling di pabrik.
- Peralatan pemindahan barang di gudang.
Konstruksi Baterai Traction Chloride HSP15
Diagram pada brosur Chloride HSP15 memperlihatkan susunan internal sel yang mencakup tubular positive plate, flat-pasted negative plate, separator, cell box, cell lid, terminal, dan vent plug.
Setiap komponen mempunyai fungsi yang saling mendukung dalam proses penyimpanan dan pelepasan energi.
Tubular Positive Plate
Salah satu karakter utama Chloride HSP15 adalah penggunaan tubular positive plate atau pelat positif berbentuk tubular.
Pada konstruksi ini, material aktif pelat positif ditempatkan di dalam tabung yang dibuat dari serat poliester tahan asam. Tabung tersebut membantu mempertahankan material aktif agar tetap berada pada posisinya selama baterai mengalami pengisian, pengosongan, dan getaran.
Brosur menjelaskan bahwa pori-pori pada tabung tetap memungkinkan elektrolit bergerak, sementara konstruksinya membantu mengurangi kehilangan material aktif. Pelepasan material aktif dapat menjadi salah satu penyebab penurunan performa pada baterai yang digunakan dalam kondisi cycling dan vibrasi berulang.
Dengan demikian, tujuan utama desain tubular adalah mempertahankan struktur pelat positif saat digunakan pada aplikasi traction.
Flat-Pasted Negative Plate
Chloride HSP15 menggunakan flat-pasted negative plate sebagai pelat negatif.
Pelat negatif bekerja bersama pelat positif dan elektrolit dalam proses elektrokimia baterai. Ketika baterai digunakan, energi kimia diubah menjadi energi listrik. Ketika baterai diisi, proses tersebut berlangsung kembali dalam arah sebaliknya.
Kondisi pelat negatif ikut menentukan kemampuan sel menerima pengisian dan memasok energi. Oleh sebab itu, performa battery pack tidak hanya bergantung pada tegangan total, tetapi juga pada kondisi masing-masing sel.
Special Polyethylene Separator
Pelat positif dan negatif harus ditempatkan berdekatan agar proses elektrokimia dapat berlangsung. Namun, keduanya tidak boleh bersentuhan secara langsung.
Untuk memisahkan pelat, Chloride HSP15 menggunakan special polyethylene separator.
Separator berfungsi untuk:
- Mencegah kontak langsung antara pelat positif dan negatif.
- Mengurangi risiko hubungan pendek internal.
- Memungkinkan ion bergerak melalui elektrolit.
- Menjaga posisi pelat di dalam sel.
- Mendukung proses elektrokimia selama charging dan discharging.
Separator merupakan komponen internal yang tidak terlihat dari luar, tetapi mempunyai peran penting dalam menjaga fungsi sel.
High-Grade Polypropylene Cell Box
Komponen internal sel ditempatkan di dalam cell box berbahan polypropylene.
Cell box berfungsi untuk:
- Menampung pelat positif dan negatif.
- Menampung separator.
- Menahan elektrolit.
- Melindungi komponen internal dari gangguan mekanis.
- Membentuk unit sel yang dapat disusun ke dalam tray.
Kondisi cell box perlu diperiksa selama penggunaan. Retak, perubahan bentuk, kebocoran, atau kerusakan akibat benturan dapat memengaruhi keamanan dan keandalan battery pack.
Cell Lid dan Vent Plug
Bagian atas sel dilengkapi cell lid serta vent plug. Vent plug memberikan akses untuk pemeriksaan dan penambahan air baterai.
Brosur menampilkan beberapa pilihan perlengkapan, antara lain:
- Flip-top vent plug.
- Vent plug dengan indikator level.
- Float-type electrolyte level indicator.
- Auto-filling vent plug.
Pilihan tersebut membantu pengguna melakukan pemeriksaan level elektrolit sesuai konfigurasi battery pack.
Flexible Inter-Cell Connector
Battery pack forklift terdiri atas beberapa sel yang dihubungkan secara seri. Sambungan antarsel memungkinkan tegangan setiap sel digabungkan hingga mencapai tegangan sistem kendaraan.
Chloride HSP15 menggunakan flexible copper strap connector sebagai konektor antarsel.
Konektor fleksibel dirancang agar mampu menghadapi pergerakan kecil di antara sel yang berdekatan. Pergerakan tersebut dapat terjadi karena:
- Getaran selama kendaraan berjalan.
- Perubahan temperatur.
- Pemindahan battery pack.
- Kondisi tray.
- Beban mekanis selama operasional.
Brosur menjelaskan bahwa desain fleksibel membantu mengurangi risiko konektor patah akibat pergerakan antarsel.
Walaupun menggunakan connector fleksibel, pemeriksaan tetap diperlukan. Terminal yang longgar, berkarat, atau mengalami peningkatan resistansi dapat menghasilkan panas dan mengganggu aliran arus.
Plastic Shroud untuk Perlindungan Terminal
Chloride HSP15 menggunakan plastic shroud pada area terminal dan konektor.
Plastic shroud memberikan beberapa fungsi perlindungan:
- Mengisolasi area konduktor.
- Mengurangi risiko hubungan pendek yang tidak disengaja.
- Melindungi sambungan dari kontak langsung.
- Membantu melindungi terminal dari korosi.
- Mengurangi kemungkinan benda logam menyentuh konektor.
Baterai traction dapat mengalirkan arus yang besar. Karena itu, perlindungan terminal sangat penting. Peralatan atau benda logam yang jatuh di atas terminal dapat menimbulkan hubungan pendek.
Meskipun terdapat plastic shroud, personel tetap harus mengikuti prosedur keselamatan ketika melakukan pemeriksaan atau perawatan.
Electrolyte Level Sensor
Level elektrolit perlu diperhatikan pada baterai traction lead-acid. Chloride menyediakan electrolyte level sensor untuk membantu memberikan indikasi ketika level elektrolit perlu diperiksa atau ditambah.
Fitur ini bermanfaat pada battery pack dengan jumlah sel yang banyak. Tanpa sensor, teknisi perlu membuka dan memeriksa setiap sel secara individual.
Electrolyte level sensor dapat membantu:
- Mempermudah pemantauan level cairan.
- Memberikan tanda ketika topping-up diperlukan.
- Mengurangi risiko elektrolit berada di bawah level yang dibutuhkan.
- Mendukung kegiatan perawatan rutin.
Sensor tetap perlu digunakan bersama inspeksi fisik. Kondisi vent plug, kabel sensor, konektor, dan level setiap sel perlu diperiksa secara berkala sesuai prosedur operasional.
Automatic Battery Filling System
Chloride HSP15 menyediakan opsi automatic battery filling system.
Sistem ini menggunakan vent plug yang dihubungkan dengan selang transparan. Ketika dihubungkan ke sumber air baterai yang sesuai, air dapat dialirkan ke beberapa sel melalui jaringan tersebut.
Keuntungan praktisnya meliputi:
- Mempercepat proses pengisian air.
- Mengurangi kebutuhan membuka setiap sel secara manual.
- Membantu menjaga level pengisian lebih seragam.
- Mempermudah perawatan battery pack berukuran besar.
- Mengurangi waktu kerja pada proses topping-up.
Automatic battery filling system ditampilkan sebagai opsi dalam brosur. Karena itu, keberadaan sistem tersebut perlu dikonfirmasi ketika battery pack dipesan.
Spesifikasi Umum Chloride HSP15
Berikut ringkasan karakteristik umum berdasarkan brosur:
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Produk | Chloride Motive Power HSP15 |
| Kategori | Baterai traction atau motive power |
| Pelat positif | Tubular positive plate |
| Pelat negatif | Flat-pasted negative plate |
| Separator | Special polyethylene separator |
| Material cell box | High-grade polypropylene |
| Konektor antarsel | Flexible copper strap |
| Standar sel | Continental DIN dan UK BS |
| Rating kapasitas | Kapasitas lima jam pada suhu 30°C |
| Fitur elektrolit | Level indicator atau level sensor |
| Sistem pengisian air | Automatic filling system opsional |
| Aplikasi | Forklift, reach truck, pallet truck, kendaraan listrik industri |
Spesifikasi akhir battery pack tetap bergantung pada tipe sel, jumlah sel, tray, konektor, dan konfigurasi yang dipilih.
Continental DIN Cells
Chloride HSP15 tersedia dalam kelompok Continental DIN Cells. Tabel pada brosur menunjukkan bahwa sel DIN memiliki lebar standar sekitar 198 mm.
Kelompok sel DIN yang tercantum meliputi:
- XWAF Range.
- XWBF Range.
- XWCF Range.
- LXWEF Range.
- XWEF Range.
- LXWFF Range.
- XWFF Range.
Setiap kelompok mempunyai tinggi keseluruhan yang berbeda.
| Kelompok DIN | Lebar standar | Tinggi keseluruhan |
|---|---|---|
| XWAF | 198 mm | 373 mm |
| XWBF | 198 mm | 428 mm |
| XWCF | 198 mm | 502 mm |
| LXWEF | 198 mm | 575 mm |
| XWEF | 198 mm | 604 mm |
| LXWFF | 198 mm | 725 mm |
| XWFF | 198 mm | 755 mm |
Kapasitas yang tercantum dimulai dari sekitar 120 Ah pada tipe berkapasitas kecil. Untuk kelompok yang lebih besar, tabel menampilkan kapasitas hingga sekitar 1.400 Ah pada tipe tertentu.
Panjang sel juga berbeda mengikuti jumlah pelat serta kapasitas. Rentang panjang yang tercantum berada di kisaran sekitar 47 mm sampai 191 mm.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa penyebutan “sel DIN” saja belum cukup untuk menentukan produk. Kode tipe, tinggi, panjang, berat, dan kapasitas tetap harus diperiksa.
UK BS Cells
Selain standar DIN, Chloride HSP15 tersedia dalam pilihan UK BS Cells. Sel BS pada tabel brosur memiliki lebar standar sekitar 158 mm.
Kelompok sel yang tersedia meliputi:
- XXVF Range.
- XIMF Range.
- XILF Range.
- XTLF Range.
- XTHF Range.
- XTEF Range.
- XTOF Range.
Contoh tinggi keseluruhan masing-masing kelompok:
| Kelompok BS | Lebar standar | Tinggi keseluruhan |
|---|---|---|
| XXVF | 158 mm | 297 mm |
| XIMF | 158 mm | 362 mm |
| XILF | 158 mm | 431 mm |
| XTLF | 158 mm | 483 mm |
| XTHF | 158 mm | 542 mm |
| XTOF | 158 mm | 648 mm |
| XTEF | 158 mm | 725 mm |
Kapasitas pada tabel BS dimulai dari sekitar 57 Ah. Tipe tertentu dalam kelompok XTEF mencapai kapasitas sekitar 1.188 Ah.
Panjang sel BS yang tercantum berkisar sekitar 45 mm hingga 205 mm. Berat dan volume elektrolit meningkat mengikuti ukuran serta kapasitas sel.
Perbedaan Sel DIN dan BS
DIN dan BS adalah pilihan standar dimensi sel. Keduanya bukan tingkatan kualitas yang menunjukkan bahwa satu pilihan selalu lebih baik daripada yang lain.
Perbedaan umumnya dapat dilihat pada tabel berikut:
| Parameter | Continental DIN | UK BS |
|---|---|---|
| Lebar standar | Sekitar 198 mm | Sekitar 158 mm |
| Tinggi pada tabel | Sekitar 373–755 mm | Sekitar 297–725 mm |
| Kapasitas pada tabel | Sekitar 120–1.400 Ah | Sekitar 57–1.188 Ah |
| Penggunaan | Battery pack material handling | Battery pack material handling |
Pemilihan DIN atau BS harus mengikuti:
- Ukuran battery tray.
- Tinggi battery compartment.
- Jumlah sel.
- Kapasitas yang dibutuhkan.
- Berat battery pack.
- Posisi terminal.
- Arah kabel.
- Kebutuhan akses perawatan.
- Kesesuaian dengan charger.
Mengganti sel DIN dengan BS atau sebaliknya tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan kesamaan kapasitas. Perbedaan ukuran dapat membutuhkan perubahan susunan sel atau tray.
Aplikasi Chloride HSP15 pada Forklift Listrik
Forklift listrik menggunakan baterai untuk menjalankan motor penggerak dan sistem pengangkatan. Kebutuhan battery pack dipengaruhi oleh karakter operasional kendaraan.
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan antara lain:
- Kapasitas angkat forklift.
- Berat beban rata-rata.
- Jarak tempuh harian.
- Frekuensi pengangkatan.
- Kondisi lantai.
- Lama penggunaan.
- Jumlah shift.
- Waktu charging yang tersedia.
- Temperatur lingkungan kerja.
Forklift yang hanya digunakan beberapa jam per hari dapat mempunyai kebutuhan berbeda dengan forklift yang bekerja dalam dua atau tiga shift.
Baterai harus mampu mendukung kebutuhan energi tanpa mengabaikan batas dimensi dan berat kendaraan.
Aplikasi pada Reach Truck
Reach truck umumnya digunakan di gudang dengan lorong sempit dan rak tinggi. Kendaraan ini melakukan kombinasi gerakan maju, mundur, mengangkat, menurunkan, dan menjangkau pallet.
Battery compartment reach truck biasanya mempunyai ruang terbatas. Karena itu, pengukuran dimensi harus dilakukan secara akurat.
Data yang perlu diperiksa meliputi:
- Panjang ruang baterai.
- Lebar ruang baterai.
- Tinggi maksimum.
- Berat minimum dan maksimum.
- Posisi konektor.
- Arah kabel.
- Sistem pengeluaran baterai.
- Spesifikasi charger.
Chloride HSP15 dapat digunakan apabila tipe sel dan konfigurasi battery pack sesuai dengan kebutuhan reach truck.
Aplikasi pada Pallet Truck Listrik
Pallet truck listrik digunakan untuk memindahkan pallet pada jarak tertentu di dalam gudang, area produksi, loading dock, dan pusat distribusi.
Beberapa pallet truck menggunakan battery pack berukuran kompak, sementara tipe heavy-duty membutuhkan kapasitas yang lebih besar.
Pemilihan baterai perlu memperhatikan:
- Tegangan kendaraan.
- Kapasitas Ah.
- Ukuran battery compartment.
- Berat baterai.
- Jenis konektor.
- Durasi kerja.
- Beban yang dipindahkan.
- Frekuensi start dan stop.
Tidak semua tipe sel HSP15 akan sesuai dengan setiap pallet truck. Karena itu, data teknis unit perlu diperiksa terlebih dahulu.
Aplikasi pada Kendaraan Listrik Industri
Brosur juga menyebut penggunaan Chloride HSP15 pada kendaraan listrik industri lainnya.
Penggunaan tersebut tetap memerlukan verifikasi teknis. Kendaraan listrik industri dapat mempunyai kebutuhan tegangan, arus, dimensi, berat, dan sistem kontrol yang berbeda.
Battery pack baru sebaiknya dirancang berdasarkan:
- Data kendaraan.
- Spesifikasi baterai lama.
- Kebutuhan energi.
- Ruang pemasangan.
- Sistem charger.
- Pola penggunaan.
Cara Memilih Baterai Traction Chloride HSP15
Pemilihan baterai perlu dilakukan secara sistematis.
Periksa Tegangan Nominal
Tegangan harus sama dengan kebutuhan forklift. Jumlah sel dalam battery pack berhubungan langsung dengan tegangan total.
Jangan mengganti baterai menggunakan tegangan berbeda tanpa verifikasi teknis.
Catat Kapasitas Ah
Kapasitas Ah menunjukkan kemampuan penyimpanan muatan berdasarkan kondisi pengujian tertentu.
Pada Chloride HSP15, kapasitas dinyatakan menggunakan rating lima jam pada suhu 30°C. Bandingkan data tersebut dengan nameplate baterai lama dan kebutuhan operasional.
Periksa Jumlah Sel
Jumlah sel menentukan tegangan dan memengaruhi susunan battery pack. Pastikan seluruh sel dapat ditempatkan dengan aman di dalam tray.
Ukur Battery Tray
Lakukan pengukuran panjang, lebar, dan tinggi bagian dalam tray.
Perhatikan pula ruang yang dibutuhkan untuk:
- Konektor antarsel.
- Terminal utama.
- Kabel.
- Vent plug.
- Selang automatic filling.
- Peralatan pengangkat.
- Penutup battery compartment.
Verifikasi Berat
Berat battery pack perlu mengikuti spesifikasi kendaraan. Pada beberapa forklift, berat baterai berkaitan dengan konfigurasi dan keseimbangan unit.
Gunakan berat baterai lama atau rekomendasi produsen kendaraan sebagai referensi.
Identifikasi Konektor
Periksa bentuk, ukuran, warna, dan posisi konektor baterai. Konektor harus sesuai dengan forklift dan charger.
Periksa Arah Kabel
Kabel yang keluar dari arah berbeda dapat mengganggu pemasangan. Pastikan posisi kabel positif dan negatif sesuai dengan battery compartment.
Evaluasi Charger
Charger harus sesuai dengan tegangan dan karakter battery pack. Brosur Chloride menempatkan battery charger sebagai pasangan penting bagi baterai motive power dan menyebut kebutuhan pengisian penuh tanpa menyebabkan overcharging.
Data yang Perlu Disiapkan Sebelum Membeli
Untuk membantu proses identifikasi, siapkan data berikut:
- Merek forklift.
- Model atau tipe kendaraan.
- Foto nameplate forklift.
- Foto nameplate baterai lama.
- Tegangan nominal.
- Kapasitas Ah.
- Jumlah sel.
- Dimensi luar dan dalam tray.
- Berat battery pack.
- Jenis konektor.
- Posisi kabel.
- Foto baterai dari beberapa sisi.
- Spesifikasi charger.
- Lama penggunaan harian.
- Jumlah shift.
- Lokasi pengiriman.
Semakin lengkap data yang tersedia, semakin mudah menentukan tipe sel serta konfigurasi battery pack yang sesuai.
Pentingnya Kesesuaian Charger
Baterai dan charger merupakan satu sistem. Battery pack yang baik tidak akan bekerja optimal apabila charger tidak sesuai.
Parameter yang perlu diperiksa meliputi:
- Tegangan output charger.
- Arus pengisian.
- Karakteristik charging.
- Kondisi kabel.
- Jenis konektor.
- Sistem penghentian pengisian.
- Waktu charging.
- Kondisi temperatur selama pengisian.
Jangan langsung menggunakan charger lama tanpa verifikasi ketika kapasitas atau konfigurasi baterai berubah.
Area charging juga perlu mempunyai ventilasi yang memadai dan mengikuti prosedur keselamatan untuk penanganan baterai lead-acid.
Perawatan Dasar Chloride HSP15
Brosur tidak mencantumkan jadwal perawatan terperinci. Namun, beberapa pemeriksaan umum dapat diarahkan pada kondisi elektrolit, terminal, konektor, dan cell box.
Memeriksa Level Elektrolit
Gunakan indikator atau sensor apabila tersedia. Pastikan level tidak berada di bawah batas yang dibutuhkan.
Menjaga Permukaan Tetap Bersih
Debu, kotoran, dan residu pada permukaan baterai perlu dibersihkan menggunakan prosedur serta perlengkapan yang sesuai.
Memeriksa Terminal
Pastikan terminal tidak longgar, mengalami korosi berat, atau menunjukkan tanda panas berlebih.
Memeriksa Inter-Cell Connector
Flexible connector perlu diperiksa untuk mengetahui adanya kerusakan, perubahan bentuk, atau sambungan yang kendur.
Memeriksa Vent Plug
Pastikan vent plug terpasang dengan baik. Pada automatic filling system, periksa selang dan sambungannya.
Memeriksa Kondisi Cell Box
Retak, kebocoran, perubahan bentuk, atau kerusakan mekanis memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menggunakan Alat Pelindung Diri
Baterai traction mengandung elektrolit dan dapat mengalirkan arus tinggi. Gunakan perlindungan mata, sarung tangan, serta perlengkapan kerja yang sesuai.
Tanda Baterai Perlu Diperiksa
Pemeriksaan teknis sebaiknya dilakukan apabila ditemukan kondisi berikut:
- Durasi operasi semakin singkat.
- Forklift kehilangan tenaga lebih cepat.
- Charging berlangsung tidak normal.
- Satu sel lebih panas daripada sel lain.
- Terminal atau connector mengalami korosi.
- Konektor terasa panas.
- Level elektrolit turun tidak merata.
- Cell box berubah bentuk.
- Tegangan turun cepat saat menerima beban.
- Forklift tidak mampu menyelesaikan pola kerja biasanya.
Gejala tersebut belum tentu berarti seluruh battery pack harus diganti. Pemeriksaan per sel diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.
Baterai Traction Chloride HSP15 untuk Kebutuhan Industri
Baterai traction Chloride HSP15 menawarkan pilihan tipe sel yang luas untuk mendukung kebutuhan forklift listrik, reach truck, pallet truck, dan kendaraan listrik industri.
Konstruksinya mencakup tubular positive plate, flat-pasted negative plate, special polyethylene separator, polypropylene cell box, flexible inter-cell connector, plastic shroud, electrolyte level sensor, serta opsi automatic battery filling system.
Ketersediaan standar Continental DIN dan UK BS memungkinkan battery pack disesuaikan dengan berbagai ukuran tray. Namun, tipe baterai tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan tegangan atau kapasitas Ah.
Data dimensi, jumlah sel, berat, konektor, posisi kabel, charger, dan pola kerja harus diperiksa secara menyeluruh.
Untuk konsultasi Baterai Traction Chloride HSP15, siapkan foto nameplate, data kapasitas, ukuran battery tray, konektor, dan informasi charger.
PT Andalan Multidaya
Website: www.batteryindustrial.com