Hubungan Panjang Cell, Jumlah Pelat, dan Kapasitas Ah pada Cell DIN

Hubungan Panjang Cell, Jumlah Pelat, dan Kapasitas Ah pada Cell DIN

Hubungan panjang cell, jumlah pelat, dan kapasitas Ah merupakan salah satu pembahasan penting dalam pemilihan baterai traction untuk forklift listrik. Pada kelompok cell yang sama, cell dengan badan lebih panjang pada umumnya mempunyai kapasitas, berat, serta volume elektrolit yang lebih besar. Hal tersebut berkaitan dengan ruang internal yang tersedia untuk konstruksi pelat positif, pelat negatif, separator, material aktif, dan elektrolit.

Namun, hubungan tersebut tidak dapat dibaca menggunakan satu rumus sederhana. Panjang cell bukan satu-satunya faktor penentu kapasitas. Tinggi pelat, desain tubular, luas permukaan aktif, ketebalan pelat, material aktif, rating discharge, suhu pengujian, dan konstruksi kelompok cell juga memberikan pengaruh.

Continental DIN Cells Chloride HSP15 memiliki lebar standar sekitar 198 mm, pilihan panjang sekitar 47–191 mm, tinggi kelompok sekitar 373–755 mm, dan kapasitas antara 120–1.400 Ah. Kapasitas produk dinyatakan menggunakan rating lima jam pada suhu 30°C. Kelompok produknya terdiri atas XWAF, XWBF, XWCF, LXWEF, XWEF, LXWFF, dan XWFF.

Data tersebut menunjukkan bahwa Chloride menyediakan cell dengan panjang dasar yang bervariasi untuk menghasilkan pilihan kapasitas berbeda. Akan tetapi, pengguna tidak boleh menyimpulkan bahwa angka di belakang kode, seperti 5, 13, 15, atau 21, secara otomatis menunjukkan jumlah pelat. Materi teknis yang tersedia menggunakan angka tersebut sebagai nomor varian, tetapi tidak memberikan tabel resmi jumlah pelat positif dan negatif untuk setiap tipe.

Oleh karena itu, artikel ini membedakan antara:

  • Data spesifikasi yang tercantum pada materi teknis.
  • Penjelasan teknik umum mengenai konstruksi baterai.
  • Data internal yang tetap harus dikonfirmasi kepada pabrikan.

Mengenal Konstruksi Dasar Cell DIN Chloride HSP15

Cell baterai traction bukan sekadar wadah berisi cairan elektrolit. Di dalamnya terdapat susunan komponen elektrokimia dan mekanis yang bekerja bersama selama proses pengosongan dan pengisian energi.

Konstruksi utama Chloride HSP15 mencakup:

  • Tubular positive plate.
  • Flat-pasted negative plate.
  • Special polyethylene separator.
  • Polyester fibre gauntlets.
  • Elektrolit.
  • Cell container berbahan polypropylene.
  • Cell lid.
  • Terminal positif dan negatif.
  • Vent plug.

Materi teknis HSP15 menjelaskan bahwa pelat positif menggunakan konstruksi tubular. Material aktif ditempatkan dalam gauntlet serat poliester yang tahan asam dan memiliki pori untuk mendukung pergerakan elektrolit. Pelat negatif menggunakan konstruksi flat-pasted, sedangkan polyethylene separator memisahkan pelat positif dan negatif agar tidak bersentuhan langsung.

Tubular Positive Plate

Pada pelat positif tubular, material aktif berada dalam rangkaian tabung atau gauntlet. Konstruksi ini membantu menahan material aktif sehingga pelepasan material selama penggunaan siklik dan vibrasi dapat diminimalkan.

Karakter tersebut relevan untuk forklift karena battery pack mengalami:

  • Pengosongan energi berulang.
  • Proses charging berulang.
  • Getaran kendaraan.
  • Perubahan beban.
  • Arus kerja yang bervariasi.
  • Pergerakan saat lifting dan perjalanan.

Pelat positif merupakan salah satu bagian utama yang menentukan kapasitas dan karakter siklus cell. Namun, kapasitas akhirnya tidak hanya bergantung pada jumlah pelat positif. Dimensi, luas efektif, tinggi, ketebalan, dan pemanfaatan material aktif juga berpengaruh.

Flat-Pasted Negative Plate

Pelat negatif menjadi pasangan elektrokimia dari pelat positif. Pada HSP15, pelat negatif menggunakan desain flat-pasted.

Dalam susunan internal, pelat positif dan negatif ditempatkan secara bergantian. Separator berada di antaranya untuk mencegah hubungan langsung tetapi tetap memungkinkan perpindahan ion melalui elektrolit.

Jumlah pelat negatif biasanya berkaitan dengan konfigurasi pelat positif, tetapi jumlah tepatnya untuk setiap kode cell tidak disebutkan dalam materi sumber. Karena itu, teknisi tidak sebaiknya menentukan jumlah pelat hanya dari kode produk atau pengamatan luar.

Separator dan Elektrolit

Separator membantu menjaga jarak antara pelat positif dan negatif. Komponen ini harus memungkinkan proses elektrokimia berlangsung tanpa membiarkan kedua polaritas bersentuhan langsung.

Elektrolit mengisi ruang antarpelat dan menjadi media perpindahan ion. Ketika ukuran serta konstruksi internal cell bertambah, kebutuhan volume elektrolit juga umumnya meningkat.

Baca juga: Komponen dan Konstruksi Cell Chloride HSP15

Apa yang Dimaksud dengan Panjang Cell?

Panjang cell adalah salah satu dimensi horizontal cell ketika dilihat dari atas. Pada format Continental DIN HSP15:

  • Lebar cell relatif standar, sekitar 198 mm.
  • Panjang cell berubah mengikuti tipe atau nomor varian.
  • Tinggi cell mengikuti kelompok XWAF hingga XWFF.
  • Kapasitas mengikuti kombinasi kelompok dan varian.

Materi teknis menunjukkan rentang panjang umum sekitar 47–191 mm.

Panjang tidak boleh tertukar dengan tinggi. Sebagai contoh:

  • XWAF mempunyai tinggi sekitar 373 mm.
  • XWBF mempunyai tinggi sekitar 428 mm.
  • XWCF mempunyai tinggi sekitar 502 mm.

Ketiga kelompok tersebut dapat memiliki varian dengan panjang 47 mm, 119 mm, atau 191 mm, tetapi kapasitas pada panjang yang sama tidak selalu identik.

Hal ini menunjukkan bahwa panjang merupakan salah satu bagian dari desain kapasitas, bukan satu-satunya penentu.

Mengapa Cell yang Lebih Panjang Umumnya Berkapasitas Lebih Besar?

Secara teknik umum, susunan pelat baterai dibuat dari pelat positif dan negatif yang ditempatkan berulang secara bergantian. Setiap pasangan pelat menambah area yang dapat berpartisipasi dalam reaksi elektrokimia.

Ketika desain cell menyediakan ruang lebih panjang, pabrikan dapat mengakomodasi konstruksi internal yang lebih besar. Secara umum, hal tersebut dapat berarti:

  • Lebih banyak elemen pelat.
  • Luas permukaan aktif total lebih besar.
  • Material aktif lebih banyak.
  • Separator lebih banyak.
  • Ruang elektrolit lebih besar.
  • Terminal dan penghubung internal yang disesuaikan.
  • Berat cell lebih tinggi.

Alur sederhananya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Ruang internal bertambah → konstruksi aktif bertambah → material aktif dan luas reaksi meningkat → kapasitas Ah cenderung meningkat.

Kata “cenderung” penting digunakan. Peningkatan kapasitas tidak selalu berbanding lurus hanya dengan panjang karena terdapat faktor desain lainnya.

Misalnya, dua cell sama-sama memiliki panjang 119 mm, tetapi salah satunya mempunyai pelat lebih tinggi atau kelompok konstruksi yang berbeda. Kapasitas keduanya dapat berbeda walaupun footprint-nya serupa.

Bagaimana Jumlah Pelat Memengaruhi Kapasitas Ah?

Jumlah pelat memengaruhi total area reaksi dan jumlah material aktif yang tersedia. Secara umum, penambahan susunan pelat dapat meningkatkan kemampuan cell dalam menyimpan dan mengalirkan muatan.

Namun, kapasitas Ah tidak hanya ditentukan oleh banyaknya lembar pelat.

Faktor yang ikut memengaruhi antara lain:

  1. Tinggi pelat
    Pelat yang lebih tinggi menyediakan area aktif lebih besar.
  2. Lebar dan bentuk pelat
    Dimensi fisik memengaruhi luas reaksi.
  3. Ketebalan pelat
    Ketebalan berkaitan dengan jumlah material aktif dan karakter siklus.
  4. Desain tubular positif
    Struktur tubular mempunyai cara berbeda dalam menahan serta memanfaatkan material aktif.
  5. Kualitas material aktif
    Kapasitas nominal tidak hanya bergantung pada volume, tetapi juga karakter material dan proses produksinya.
  6. Desain grid dan koneksi internal
    Aliran arus harus didukung oleh struktur penghantar yang sesuai.
  7. Separator dan distribusi elektrolit
    Reaksi memerlukan perpindahan ion yang efektif.
  8. Rating discharge
    Kapasitas yang tercatat dipengaruhi oleh laju pengosongan yang digunakan dalam pengujian.
  9. Suhu
    Materi HSP15 menggunakan suhu referensi 30°C untuk rating lima jam.

Dengan demikian, dua cell yang secara visual tampak memiliki jumlah pelat serupa belum tentu mempunyai kapasitas yang sama.

Contoh Hubungan Panjang dan Kapasitas pada Kelompok XWAF

Kelompok XWAF memiliki tinggi sekitar 373 mm. Berikut beberapa contoh varian yang ditampilkan dalam materi teknis:

Kode Cell Panjang Kapasitas Berat Terisi
XWAF5 47 mm 120 Ah 8,6 kg
XWAF13 119 mm 360 Ah 22,8 kg
XWAF21 191 mm 600 Ah 37,2 kg

Data contoh menunjukkan pola yang jelas:

  • Tinggi kelompok tetap.
  • Panjang cell meningkat.
  • Kapasitas meningkat.
  • Berat terisi meningkat.

Dari XWAF5 ke XWAF21, panjang meningkat dari 47 mm menjadi 191 mm. Kapasitas juga meningkat dari 120 Ah menjadi 600 Ah.

Interpretasi teknis yang tepat adalah bahwa varian yang lebih panjang menyediakan konstruksi internal serta material aktif yang lebih besar.

Interpretasi yang tidak boleh dilakukan adalah:

  • Angka 5 pasti berarti lima pelat.
  • Angka 13 pasti berarti 13 pelat.
  • Angka 21 pasti berarti 21 pelat.

Materi sumber tidak memberikan definisi tersebut.

Nomor di belakang kode lebih aman disebut sebagai:

  • Nomor varian.
  • Nomor tipe.
  • Referensi katalog.
  • Identitas tipe dalam kelompok.

Contoh Hubungan Panjang dan Kapasitas pada XWBF

Kelompok XWBF memiliki tinggi sekitar 428 mm. Data contohnya adalah:

Kode Cell Panjang Kapasitas Berat Terisi
XWBF5 47 mm 160 Ah 10,4 kg
XWBF13 119 mm 480 Ah 27,6 kg
XWBF21 191 mm 800 Ah 44,6 kg

Pola kenaikannya serupa dengan XWAF:

  • Cell 47 mm mempunyai kapasitas paling rendah dalam contoh.
  • Cell 119 mm berada pada tingkat menengah.
  • Cell 191 mm mempunyai kapasitas tertinggi.

Namun, kapasitas XWBF lebih tinggi daripada XWAF pada panjang contoh yang sama.

Perbandingannya:

Panjang XWAF XWBF
47 mm 120 Ah 160 Ah
119 mm 360 Ah 480 Ah
191 mm 600 Ah 800 Ah

Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Karena XWBF mempunyai tinggi keseluruhan lebih besar. Ruang aktif vertikal dan desain kelompoknya berbeda dari XWAF.

Ini membuktikan bahwa panjang tidak dapat digunakan sendirian untuk menghitung kapasitas.

Baca juga: Analisis Kapasitas Cell DIN Chloride HSP15

Mengapa Panjang Sama Dapat Menghasilkan Kapasitas Berbeda?

Perhatikan contoh cell dengan panjang sekitar 119 mm:

Kode Tinggi Kelompok Panjang Kapasitas
XWAF13 373 mm 119 mm 360 Ah
XWBF13 428 mm 119 mm 480 Ah
XWCF13 502 mm 119 mm 540 Ah
LXWEF13 575 mm 119 mm 540 Ah

Data tersebut menunjukkan bahwa panjang 119 mm tidak menghasilkan satu nilai kapasitas yang tetap.

Beberapa alasan teknisnya adalah:

  • Tinggi cell berbeda.
  • Dimensi pelat berbeda.
  • Jumlah material aktif berbeda.
  • Desain internal kelompok berbeda.
  • Berat terisi berbeda.
  • Volume elektrolit berbeda.

XWCF13 dan LXWEF13 pada contoh sama-sama berada pada 540 Ah, walaupun tinggi kelompoknya berbeda. Hal ini kembali menunjukkan bahwa hubungan dimensi dan kapasitas ditentukan oleh desain produk secara keseluruhan.

Karena itu, tidak tersedia rumus sederhana seperti:

Kapasitas = panjang cell × faktor tetap

Rumus semacam itu akan menghasilkan kesalahan karena mengabaikan tinggi dan konstruksi internal.

Apakah Nomor Varian Sama dengan Jumlah Pelat?

Pertanyaan ini sering muncul ketika membaca kode seperti XWAF5, XWBF13, atau XWFF21.

Berdasarkan materi teknis yang digunakan, tidak terdapat penjelasan resmi bahwa angka di belakang kode menunjukkan jumlah pelat. Materi tersebut menjelaskan angka belakang sebagai nomor varian yang membedakan kapasitas, panjang, berat, dan volume elektrolit dalam kelompok cell.

Karena itu, penulisan yang tepat adalah:

  • XWBF = kode kelompok.
  • 13 = nomor varian.
  • XWBF13 = kode lengkap tipe cell.

Menghubungkan angka 13 secara langsung dengan 13 pelat merupakan asumsi yang tidak didukung oleh dokumen sumber.

Jumlah pelat aktual dapat saja mempunyai hubungan dengan sistem penamaan tertentu, tetapi hubungan tersebut harus dikonfirmasi melalui:

  • Drawing internal pabrikan.
  • Bill of materials.
  • Technical construction sheet.
  • Konfirmasi teknis resmi.
  • Pemeriksaan produk oleh personel berwenang.

Untuk pengadaan, pengguna tidak perlu menebak jumlah pelat. Kode lengkap dan tabel spesifikasi sudah menjadi referensi yang lebih aman.

Hubungan Luas Permukaan Pelat dengan Kapasitas

Reaksi elektrokimia berlangsung pada area aktif pelat yang berinteraksi dengan elektrolit.

Secara umum, semakin besar luas permukaan aktif yang tersedia, semakin besar area tempat reaksi dapat berlangsung. Apabila jumlah material aktif juga memadai, kapasitas penyimpanan muatan dapat meningkat.

Namun, luas permukaan tidak selalu sama dengan ukuran luar pelat. Beberapa faktor yang menentukan luas efektif antara lain:

  • Struktur permukaan.
  • Porositas material aktif.
  • Konstruksi tubular.
  • Distribusi elektrolit.
  • Kondisi separator.
  • Kontak listrik dengan grid.
  • Tingkat pemanfaatan material aktif.

Pelat dengan ukuran besar tetapi pemanfaatan material aktif rendah tidak otomatis menghasilkan performa terbaik. Karena itu, desain pabrikan menjadi faktor utama.

Hubungan Panjang Cell dengan Material Aktif

Material aktif menjadi bagian yang berpartisipasi dalam reaksi charge dan discharge.

Cell yang lebih panjang pada umumnya menyediakan ruang untuk jumlah material aktif yang lebih besar. Hal tersebut terlihat dari peningkatan berat kering serta berat terisi pada varian berkapasitas lebih tinggi.

Contoh XWAF:

  • XWAF5: 8,6 kg terisi.
  • XWAF13: 22,8 kg terisi.
  • XWAF21: 37,2 kg terisi.

Contoh XWBF:

  • XWBF5: 10,4 kg terisi.
  • XWBF13: 27,6 kg terisi.
  • XWBF21: 44,6 kg terisi.

Peningkatan berat tersebut berasal dari kombinasi:

  • Pelat dan grid.
  • Material aktif.
  • Separator.
  • Cell container yang lebih panjang.
  • Elektrolit.
  • Penghubung internal.
  • Komponen terminal.

Berat bukan ukuran langsung jumlah pelat, tetapi dapat menjadi indikator bahwa konstruksi internalnya lebih besar.

Hubungan Panjang Cell dengan Volume Elektrolit

Panjang cell yang lebih besar menyediakan volume internal yang lebih besar. Sebagian ruang tersebut digunakan untuk konstruksi pelat, separator, dan elektrolit.

Volume elektrolit yang lebih banyak dapat memengaruhi:

  • Berat terisi.
  • Cadangan volume cairan.
  • Kebutuhan pemeriksaan level.
  • Sistem topping-up.
  • Desain automatic filling system.
  • Penanganan battery pack.

Materi teknis HSP15 menghubungkan pertambahan panjang dengan peningkatan kapasitas, berat, serta volume elektrolit.

Namun, volume elektrolit tidak boleh dihitung hanya dari dimensi luar cell. Bagian dalam cell juga ditempati oleh:

  • Pelat.
  • Separator.
  • Rib atau penguat.
  • Ruang sedimentasi.
  • Komponen terminal.
  • Struktur penutup.

Gunakan volume elektrolit yang tercantum pada katalog tipe aktual.

Hubungan Panjang Cell dengan Berat Battery Pack

Satu battery pack forklift terdiri atas banyak cell. Kenaikan berat beberapa kilogram per cell dapat menjadi kenaikan ratusan kilogram pada keseluruhan pack.

Rumus konseptualnya adalah:

Berat total battery pack = total berat seluruh cell terisi + steel tray + connector + kabel + aksesori

Misalnya, 24 cell XWBF13 dengan berat terisi 27,6 kg per cell akan menghasilkan:

24 × 27,6 kg = 662,4 kg

Nilai tersebut baru mencakup cell dan belum mencakup:

  • Steel tray.
  • Flexible inter-cell connector.
  • Main cable.
  • Main connector.
  • Plastic shroud.
  • Automatic filling system.
  • Divider.
  • Lifting point.
  • Struktur penguat.

Berat total harus dibandingkan dengan spesifikasi kendaraan. Pada forklift tertentu, battery pack menjadi bagian penting dari konfigurasi massa kendaraan.

Karena itu, mengganti cell dengan varian lebih panjang tidak boleh hanya mempertimbangkan tambahan Ah.

Dampak Panjang Cell terhadap Battery Tray

Panjang cell secara langsung memengaruhi kebutuhan ruang horizontal dalam tray.

Secara konseptual:

Panjang aktif satu baris = panjang satu cell × jumlah cell per baris

Setelah itu masih perlu ditambahkan ruang untuk:

  • Connector.
  • Shroud.
  • Toleransi pemasangan.
  • Divider.
  • Main cable.
  • Dinding tray.
  • Akses perawatan.

Materi teknis HSP15 menggambarkan bahwa panjang cell yang bertambah akan memengaruhi panjang efektif tray serta konfigurasi battery pack.

Contohnya, enam cell dengan panjang 119 mm mempunyai panjang aktif nominal:

6 × 119 mm = 714 mm

Enam cell dengan panjang 191 mm mempunyai panjang aktif nominal:

6 × 191 mm = 1.146 mm

Selisihnya adalah:

1.146 mm − 714 mm = 432 mm

Perbedaan tersebut cukup besar untuk menentukan apakah susunan dapat masuk ke dalam battery compartment.

Ukuran final tray tidak boleh dibuat tepat sama dengan hasil perkalian nominal. Katalog mencantumkan toleransi dimensi, dan desain tray juga membutuhkan ruang teknis.

Baca juga: Cara Menghitung Susunan Cell DIN Chloride dalam Battery Tray

Hubungan Kapasitas Ah dengan Charger

Ketika kapasitas meningkat, charger harus dievaluasi kembali.

Parameter yang perlu diperiksa meliputi:

  • Tegangan output.
  • Arus charging.
  • Kapasitas Ah yang didukung.
  • Profil charging.
  • Tipe connector.
  • Polaritas.
  • Waktu pengisian tersedia.
  • Kondisi ventilasi ruang charging.

Charger yang mempunyai tegangan sesuai belum tentu memberikan waktu charging yang sesuai untuk kapasitas lebih besar.

Sebagai contoh, perubahan dari 600 Ah menjadi 1.100 Ah dapat meningkatkan energi yang perlu dikembalikan saat charging. Apabila arus charger tetap, proses pengisian dapat memerlukan waktu lebih lama.

Namun, waktu charging tidak boleh dihitung hanya dengan membagi Ah dengan arus charger karena proses charging mempunyai fase, efisiensi, kondisi awal, dan karakter kontrol tertentu.

Gunakan rekomendasi charger dari pabrikan battery pack serta data operasional kendaraan.

Rating Lima Jam dan Arti Kapasitas Ah

Kapasitas Continental DIN Cells HSP15 dinyatakan menggunakan rating lima jam pada suhu 30°C.

Rating ini penting karena nilai kapasitas baterai dipengaruhi oleh laju discharge dan suhu.

Angka Ah tidak boleh diterjemahkan langsung menjadi jam kerja.

Contohnya:

  • 600 Ah bukan berarti enam jam.
  • 800 Ah bukan berarti delapan jam.
  • 1.400 Ah bukan berarti 14 jam.

Waktu kerja aktual dipengaruhi oleh:

  • Arus rata-rata forklift.
  • Berat beban.
  • Frekuensi lifting.
  • Jarak perjalanan.
  • Kondisi motor dan controller.
  • Temperatur.
  • Kondisi battery pack.
  • Kedalaman discharge.
  • Cara operator.
  • Kualitas charging.

Kapasitas lebih besar umumnya memberikan cadangan muatan lebih besar apabila kondisi lain setara, tetapi durasi aktual tetap harus dianalisis berdasarkan duty cycle kendaraan.

Mengapa Cell Terpanjang Tidak Selalu Menjadi Pilihan Terbaik?

Cell dengan panjang 191 mm dapat menawarkan kapasitas lebih besar dibandingkan varian 47 mm atau 119 mm dalam kelompok yang sama. Namun, pilihan terbesar tidak selalu paling sesuai.

Konsekuensinya meliputi:

  • Berat lebih tinggi.
  • Tray lebih panjang.
  • Battery compartment mungkin tidak cukup.
  • Biaya meningkat.
  • Charger perlu dievaluasi.
  • Waktu charging dapat berubah.
  • Handling battery pack menjadi lebih berat.
  • Main cable dan connector dapat memerlukan konfigurasi berbeda.

Pemilihan kapasitas harus mempertimbangkan kebutuhan energi aktual. Apabila battery pack lama memiliki durasi kerja pendek, penyebabnya tidak selalu kapasitas yang kurang.

Kemungkinan lain antara lain:

  • Cell sudah mengalami penurunan performa.
  • Proses charging tidak selesai.
  • Connector mempunyai resistansi tinggi.
  • Motor forklift tidak efisien.
  • Beban lebih berat dari kondisi desain.
  • Operator menggunakan kendaraan secara agresif.
  • Level elektrolit tidak terjaga.
  • Terdapat ketidakseimbangan antarcell.

Analisis kondisi sistem perlu dilakukan sebelum menaikkan kapasitas.

Cara Memilih Cell Berdasarkan Panjang dan Kapasitas

Gunakan urutan berikut agar pemilihan lebih akurat.

1. Catat kode cell lama

Jangan hanya mencatat kapasitas Ah. Gunakan kode lengkap seperti XWBF13 atau XWFF21.

2. Catat tegangan dan jumlah cell

Jumlah cell membentuk tegangan nominal battery pack.

3. Ukur bagian dalam tray

Catat panjang, lebar, divider, penguat, dan posisi connector.

4. Ukur tinggi battery compartment

Panjang sesuai belum berarti tinggi cell dapat masuk.

5. Tentukan kebutuhan kapasitas

Gunakan kapasitas lama, duty cycle, dan waktu operasi sebagai referensi.

6. Cocokkan kode varian

Periksa panjang, berat, kapasitas, volume elektrolit, dan terminal.

7. Hitung berat total

Gunakan berat cell terisi, kemudian tambahkan tray dan aksesori.

8. Verifikasi terminal dan connector

Periksa pole centres, inter-cell connector, main cable, dan polaritas.

9. Verifikasi charger

Pastikan charger sesuai tegangan, kapasitas, dan waktu charging.

10. Gunakan data pabrikan

Jangan menghitung jumlah pelat atau kapasitas hanya dari dimensi fisik.

Kesalahan Umum dalam Memahami Panjang, Pelat, dan Kapasitas

Menganggap angka kode sebagai jumlah pelat

Materi HSP15 tidak mengonfirmasi arti tersebut.

Menggunakan panjang untuk menghitung Ah secara langsung

Panjang bukan satu-satunya faktor penentu.

Mengabaikan tinggi cell

Cell dengan panjang sama dapat mempunyai kapasitas berbeda karena tinggi kelompok berbeda.

Menganggap kapasitas terbesar selalu terbaik

Kapasitas harus sesuai kebutuhan energi, ruang, berat, dan charger.

Tidak menghitung berat terisi

Battery pack beroperasi dalam kondisi cell berisi elektrolit.

Menggunakan ukuran nominal sebagai ukuran final tray

Tray masih memerlukan toleransi, dinding, connector, dan ruang pemasangan.

Tidak memeriksa kode lengkap

Kelompok dan nomor varian harus dibaca bersama.

Mengabaikan charger

Kapasitas baru dapat mengubah kebutuhan waktu pengisian.

Checklist Data Sebelum Memesan Cell DIN

Siapkan data berikut:

  • Merek dan model forklift.
  • Foto nameplate kendaraan.
  • Foto nameplate battery pack.
  • Kode lengkap cell.
  • Tegangan nominal.
  • Kapasitas Ah.
  • Jumlah cell.
  • Panjang cell.
  • Lebar cell.
  • Tinggi cell.
  • Berat kering.
  • Berat terisi.
  • Volume elektrolit.
  • Dimensi bagian dalam tray.
  • Tinggi efektif compartment.
  • Posisi terminal.
  • Pole centres.
  • Main connector.
  • Polaritas.
  • Arah main cable.
  • Spesifikasi charger.
  • Jam kerja per hari.
  • Jumlah shift.
  • Beban rata-rata.
  • Foto susunan cell dari atas.
  • Kebutuhan level sensor.
  • Kebutuhan automatic filling system.
  • Lokasi penggunaan dan pengiriman.

Kesimpulan

Hubungan panjang cell, jumlah pelat, dan kapasitas Ah dapat dipahami melalui prinsip bahwa cell yang lebih panjang pada umumnya menyediakan ruang internal lebih besar untuk konstruksi aktif.

Ruang tambahan tersebut dapat digunakan untuk:

  • Susunan pelat positif dan negatif.
  • Material aktif.
  • Separator.
  • Elektrolit.
  • Struktur koneksi internal.

Dengan luas reaksi serta material aktif yang lebih besar, kapasitas Ah dapat meningkat. Akan tetapi, hubungan tersebut bukan rumus tunggal.

Kapasitas juga dipengaruhi oleh:

  • Tinggi pelat.
  • Desain tubular.
  • Ketebalan pelat.
  • Material aktif.
  • Separator.
  • Distribusi elektrolit.
  • Rating discharge.
  • Suhu.
  • Desain kelompok cell.

Data HSP15 menunjukkan panjang Continental DIN Cells sekitar 47–191 mm dengan kapasitas 120–1.400 Ah. Kelompok XWAF, XWBF, XWCF, LXWEF, XWEF, LXWFF, dan XWFF menyediakan kombinasi tinggi serta kapasitas yang berbeda.

Contoh XWAF dan XWBF memperlihatkan bahwa ketika panjang meningkat dari 47 mm menjadi 191 mm, kapasitas serta berat terisi juga meningkat. Namun, panjang yang sama dapat menghasilkan kapasitas berbeda pada kelompok yang berbeda.

Hal terpenting adalah tidak menganggap angka belakang kode sebagai jumlah pelat tanpa dokumen resmi. Gunakan kode tersebut sebagai nomor varian dan cocokkan dengan tabel pabrikan.

Pemilihan akhir harus memperhatikan:

  • Kode lengkap.
  • Kapasitas.
  • Panjang.
  • Tinggi.
  • Berat.
  • Volume elektrolit.
  • Battery tray.
  • Terminal.
  • Connector.
  • Charger.
  • Kebutuhan operasional.

PT Andalan Multidaya menyediakan Continental DIN Cells Chloride HSP15 untuk forklift listrik, reach truck, pallet truck, tow tractor, dan berbagai kebutuhan material handling.

Kirimkan kode cell, foto nameplate, tegangan, kapasitas, jumlah cell, ukuran battery tray, berat, connector, dan data charger untuk memperoleh rekomendasi konfigurasi yang sesuai.

PT Andalan Multidaya
Solusi Energi Andal • Kinerja Maksimal
Website: www.batteryindustrial.com

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare