Mengapa Lebar Cell 158 mm Menjadi Parameter Penting dalam Desain Battery Tray Forklift?
Battery tray pada forklift listrik bukan sekadar kotak logam untuk menampung baterai. Komponen ini harus menjaga puluhan cell tetap berada pada posisi yang benar, menahan berat battery bank, melindungi cell dari benturan, menyediakan jalur konektor dan kabel, serta memastikan baterai dapat dipasang dan dilepas dengan aman.
Salah satu parameter yang sangat menentukan desain tersebut adalah lebar cell.
Pada katalog Rocket Electric Traction Batteries BS Series, lebar cell format BS dicantumkan sebesar 158 mm. Sementara itu, panjang, tinggi, berat dengan elektrolit, dan kapasitas setiap tipe dapat berbeda. Model VCD170, VCD640, VCE850, VCI1080, dan VCJ8, misalnya, sama-sama berada dalam format lebar BS tersebut, tetapi mempunyai panjang dan tinggi yang berbeda.
Angka 158 mm terlihat sederhana, tetapi dalam perancangan battery tray, ukuran tersebut menjadi modul dasar untuk menentukan:
- Jumlah baris cell.
- Lebar dasar susunan.
- Orientasi cell.
- Posisi terminal.
- Jalur intercell connector.
- Jalur kabel utama.
- Ruang insulasi.
- Sistem pengunci.
- Distribusi berat.
- Akses perawatan.
Namun, lebar tray tidak dapat dihitung hanya dengan mengalikan jumlah baris dengan 158 mm. Desain aktual harus memperhitungkan ruang teknis dan toleransi pemasangan.
Artikel ini membahas mengapa lebar cell 158 mm sangat penting dan bagaimana menggunakannya secara benar dalam desain battery tray forklift.
Apa yang Dimaksud Lebar Cell BS 158 mm?
Cell traction berbentuk seperti kotak vertikal dengan beberapa dimensi utama.
Dalam pembacaan spesifikasi, teknisi perlu membedakan:
- W atau width: lebar cell.
- L atau length: panjang cell.
- H: tinggi body cell sesuai titik pengukuran katalog.
- TH atau total height: tinggi keseluruhan cell.
Pada Rocket BS Series, katalog mencantumkan lebar BS sebesar 158 mm. Lebar ini dapat dipahami sebagai salah satu ukuran dasar badan cell yang digunakan dalam penyusunan battery bank.
Di sisi lain, panjang L berubah mengikuti model dan kapasitas.
Sebagai contoh:
| Tipe | Kapasitas | Panjang L | Lebar BS |
|---|---|---|---|
| VCD170 | 170 Ah/5HR | 61 mm | 158 mm |
| VCD270 | 270 Ah/5HR | 109 mm | 158 mm |
| VCD400 | 400 Ah/5HR | 143 mm | 158 mm |
| VCD500 | 500 Ah/5HR | 175 mm | 158 mm |
| VCD640 | 640 Ah/5HR | 241 mm | 158 mm |
Tabel tersebut memperlihatkan bahwa lebarnya tetap, tetapi panjangnya meningkat sesuai model.
Artinya, dalam desain tray:
- Lebar cell dapat digunakan sebagai modul arah tertentu.
- Panjang setiap tipe menentukan ukuran susunan pada arah lainnya.
- Kapasitas yang lebih besar dapat memerlukan tray lebih panjang walaupun jumlah baris tetap sama.
Karena itulah angka 158 mm harus dibaca bersama panjang L, tinggi H, dan total height TH.
Mengapa Lebar 158 mm Menjadi Modul Dasar Layout?
Ketika dilihat dari atas, satu cell menempati bidang persegi panjang. Jika lebar 158 mm ditempatkan melintang terhadap tray, jumlah baris dapat dihitung dengan menggunakan lebar tersebut sebagai modul dasar.
Rumus geometris awalnya adalah:
Lebar dasar susunan = jumlah baris × 158 mm
Contoh:
| Jumlah baris | Perhitungan | Lebar dasar |
|---|---|---|
| 2 baris | 2 × 158 mm | 316 mm |
| 3 baris | 3 × 158 mm | 474 mm |
| 4 baris | 4 × 158 mm | 632 mm |
| 5 baris | 5 × 158 mm | 790 mm |
| 6 baris | 6 × 158 mm | 948 mm |
Angka tersebut memberi gambaran awal tentang ruang yang ditempati badan cell.
Namun, hasil perhitungan itu belum merupakan ukuran internal tray final. Angka tersebut hanya menunjukkan kebutuhan geometris dasar apabila badan cell disusun tanpa memperhitungkan bagian lain.
Tray nyata tetap memerlukan tambahan ruang untuk:
- Lapisan insulasi.
- Separator atau packing.
- Toleransi fabrikasi.
- Ruang pemasangan.
- Konektor.
- Kabel.
- Sistem pengunci.
- Ruang servis.
Dengan demikian, angka 632 mm untuk empat baris tidak berarti tray harus dibuat tepat 632 mm secara internal.
Mengapa Jumlah Baris × 158 mm Belum Cukup?
Cell traction tidak boleh diperlakukan seperti balok padat yang disusun berhimpitan.
Beberapa faktor membuat ukuran tray aktual harus lebih kompleks.
1. Lapisan insulasi
Battery tray umumnya menggunakan konstruksi logam, sedangkan terminal dan connector membawa arus listrik.
Lapisan insulasi dapat dibutuhkan pada bagian tertentu untuk:
- Mengurangi risiko kontak listrik.
- Melindungi case polypropylene dari permukaan tajam.
- Memisahkan bagian konduktif dari dinding tray.
- Menjaga keamanan saat terjadi pergeseran kecil.
- Melindungi kabel dan konektor.
Ketebalan serta jenis insulasi harus mengikuti drawing dan prosedur teknis. Katalog Rocket tidak menetapkan ketebalan insulasi battery tray.
2. Separator atau packing mekanis
Packing digunakan untuk menjaga posisi cell agar tidak bergeser.
Fungsinya dapat mencakup:
- Mengisi ruang kosong.
- Menjaga susunan tetap rapat secara mekanis.
- Mengurangi benturan antarsel.
- Menahan pergerakan akibat getaran.
- Membantu mempertahankan alignment terminal.
Packing tidak boleh dipasang sembarangan atau terlalu menekan case.
3. Toleransi fabrikasi tray
Tray dibuat melalui proses:
- Pemotongan material.
- Bending.
- Pengelasan.
- Perakitan.
- Finishing.
Setiap proses dapat menghasilkan toleransi dimensi. Panas pengelasan juga dapat menyebabkan deformasi kecil.
Jika desain dibuat tanpa toleransi, tray yang secara gambar tampak cukup dapat menjadi terlalu sempit setelah difabrikasi.
4. Ruang pemasangan dan pelepasan
Cell harus dapat dimasukkan tanpa dipukul atau dipaksa.
Teknisi juga perlu dapat:
- Mengangkat cell.
- Mengganti cell rusak.
- Memeriksa case.
- Mengakses konektor.
- Melakukan pembersihan.
Tray yang terlalu presisi tanpa ruang servis akan menyulitkan perawatan.
5. Konektor dan kabel
Intercell connector dan kabel utama memerlukan ruang tersendiri.
Bagian tersebut tidak selalu berada sepenuhnya di atas body cell. Tergantung layout terminal, konektor dapat memerlukan ruang tambahan di antara kelompok cell atau pada sisi tray.
Risiko Battery Tray Terlalu Sempit
Tray yang terlalu sempit bukan hanya menimbulkan kesulitan saat instalasi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kerusakan mekanis dan listrik.
Beberapa masalah yang dapat terjadi adalah:
Cell sulit dimasukkan
Teknisi mungkin harus mendorong atau memaksa cell masuk. Cara tersebut dapat merusak case atau lapisan insulasi.
Case mendapat tekanan lateral
Case Rocket BS Series menggunakan polypropylene dengan konstruksi heat-sealed berdasarkan penjelasan katalog. Walaupun dirancang tahan benturan, case tidak seharusnya menerima tekanan lateral berlebihan dari dinding tray.
Tekanan terus-menerus dapat menyebabkan:
- Deformasi.
- Retak.
- Sambungan case menerima beban.
- Kesulitan pelepasan saat servis.
Posisi terminal tidak sejajar
Jika cell ditekan dari sisi, posisi terminal dapat bergeser terhadap drawing.
Akibatnya:
- Connector sulit dipasang.
- Connector tertarik.
- Terminal menerima beban mekanis.
- Jarak konektor menjadi tidak sesuai.
Insulasi terjepit
Insulasi yang terjepit dapat bergeser, rusak, atau kehilangan fungsi perlindungannya.
Maintenance menjadi sulit
Cell yang terlalu rapat sulit dilepas ketika hanya satu cell perlu diperiksa atau diganti.
Prinsip pentingnya adalah:
Cell yang harus dipaksa masuk menunjukkan bahwa desain atau kondisi tray perlu diperiksa kembali.
Risiko Battery Tray Terlalu Longgar
Tray yang terlalu lebar juga tidak ideal.
Jika ruang terlalu besar dan tidak dilengkapi restraint yang tepat, cell dapat bergerak ketika forklift:
- Berakselerasi.
- Mengerem.
- Melewati lantai tidak rata.
- Berbelok.
- Mengangkat atau menurunkan beban.
- Dipindahkan menggunakan battery handling equipment.
Pergerakan tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah.
Connector menerima tarikan berulang
Intercell connector dirancang sebagai sambungan listrik, bukan sebagai pengikat mekanis.
Jika cell bergerak, connector dapat mengalami:
- Tarikan.
- Tekukan.
- Getaran.
- Kelonggaran.
- Peningkatan tahanan pada sambungan.
Terminal menerima beban mekanis
Katalog Rocket mencantumkan penggunaan rubber bushing di area terminal untuk membantu melindungi cover dari benturan dan getaran. Namun, fitur tersebut tidak menggantikan fungsi tray dan restraint yang benar.
Cell dapat saling berbenturan
Pergeseran dapat membuat case cell berbenturan dengan cell lain atau dinding tray.
Distribusi jarak menjadi tidak merata
Beberapa cell dapat berkumpul pada satu sisi, sementara sisi lain menyisakan ruang besar. Hal ini memengaruhi posisi kabel, terminal, dan distribusi massa.
Battery bank sulit dikontrol saat lifting
Susunan yang tidak stabil dapat bergerak ketika tray diangkat atau dipindahkan.
Dengan demikian, desain tray harus menemukan keseimbangan:
- Tidak terlalu sempit.
- Tidak terlalu longgar.
- Memiliki insulasi dan pengunci.
- Memungkinkan servis.
Hubungan Lebar Cell dengan Jumlah Baris
Jumlah baris merupakan keputusan utama dalam desain tampak atas battery tray.
Misalnya terdapat 24 cell. Beberapa kemungkinan geometrisnya adalah:
- 4 baris × 6 cell.
- 6 baris × 4 cell.
- 3 baris × 8 cell.
- Susunan khusus sesuai bentuk kompartemen.
Contoh 4 baris × 6 cell
Jika lebar 158 mm ditempatkan melintang:
4 × 158 mm = 632 mm
Lebar dasar body cell adalah 632 mm.
Panjang susunan ditentukan oleh:
- Panjang masing-masing cell.
- Jumlah enam cell per baris.
- Ruang connector.
- Toleransi.
Contoh 6 baris × 4 cell
Lebar dasar menjadi:
6 × 158 mm = 948 mm
Tray menjadi lebih lebar, tetapi jumlah cell pada arah panjang lebih sedikit.
Perbandingan
| Layout | Lebar dasar | Karakter bentuk |
|---|---|---|
| 4 × 6 cell | 632 mm | Lebih sempit dan lebih panjang |
| 6 × 4 cell | 948 mm | Lebih lebar dan lebih pendek |
| 3 × 8 cell | 474 mm | Sangat sempit tetapi lebih panjang |
Contoh ini hanya menjelaskan geometri. Layout final harus mengikuti:
- Kompartemen forklift.
- Tegangan dan jumlah cell.
- Arah terminal.
- Posisi connector.
- Berat.
- Sistem lifting.
- Pengunci baterai.
Orientasi Cell Dapat Mengubah Panjang dan Lebar Tray
Satu cell mempunyai bidang dasar dengan dua ukuran:
- Lebar 158 mm.
- Panjang L sesuai tipe.
Jika cell diputar 90 derajat, kedua ukuran tersebut bertukar arah terhadap tray.
Sebagai contoh, VCD400 mempunyai:
- Lebar 158 mm.
- Panjang 143 mm.
Pada orientasi pertama:
- 158 mm menjadi arah melintang.
- 143 mm menjadi arah memanjang.
Pada orientasi kedua:
- 143 mm menjadi arah melintang.
- 158 mm menjadi arah memanjang.
Perubahan orientasi dapat mengubah:
- Jumlah cell per baris.
- Panjang total tray.
- Lebar total tray.
- Posisi terminal.
- Arah connector.
- Jalur kabel.
- Titik pusat massa.
- Akses vent plug.
Namun, orientasi tidak boleh diubah hanya untuk mengejar ukuran tray yang lebih kecil. Teknisi harus memeriksa apakah posisi terminal masih memungkinkan connector dipasang dengan aman.
Hubungan Lebar 158 mm dengan Panjang Cell
Lebar cell mungkin tetap, tetapi panjang L dapat berbeda sangat besar.
Kelompok VCD menunjukkan pola tersebut.
| Model | Kapasitas | Panjang | Lebar |
|---|---|---|---|
| VCD170 | 170 Ah | 61 mm | 158 mm |
| VCD210 | 210 Ah | 90 mm | 158 mm |
| VCD270 | 270 Ah | 109 mm | 158 mm |
| VCD400 | 400 Ah | 143 mm | 158 mm |
| VCD500 | 500 Ah | 175 mm | 158 mm |
| VCD640 | 640 Ah | 241 mm | 158 mm |
Apabila jumlah baris tetap sama, peningkatan panjang cell akan memperbesar salah satu arah tray.
Sebagai ilustrasi konsep, enam cell VCD400 dalam satu baris membutuhkan panjang body dasar:
6 × 143 mm = 858 mm
Enam cell VCD640 membutuhkan:
6 × 241 mm = 1.446 mm
Angka tersebut belum memasukkan ruang connector dan toleransi.
Perbedaannya mencapai 588 mm untuk satu baris. Ini menjelaskan mengapa peningkatan kapasitas cell tidak selalu dapat dilakukan tanpa mengganti tray.
Lebar Sama Tidak Berarti Cell Dapat Saling Menggantikan
Kesamaan lebar 158 mm tidak menjamin kompatibilitas.
Gunakan contoh cell 400 Ah berikut:
| Tipe | Kapasitas | L | H | TH | Lebar BS |
|---|---|---|---|---|---|
| VCD400 | 400 Ah | 143 mm | 395 mm | 427 mm | 158 mm |
| VCDH400 | 400 Ah | 128 mm | 409 mm | 441 mm | 158 mm |
| VCF400 | 400 Ah | 109 mm | 490 mm | 522 mm | 158 mm |
| VCJ4 | 400 Ah | 76 mm | 691 mm | 723 mm | 158 mm |
Semua model mempunyai kapasitas 400 Ah/5HR dan lebar BS yang sama, tetapi:
- Panjang berbeda.
- Tinggi berbeda.
- Total height berbeda.
- Berat dan volume elektrolit berbeda.
- Layout tray berbeda.
VCD400 lebih panjang tetapi lebih rendah.
VCJ4 jauh lebih pendek tetapi sangat tinggi.
Jika tray dirancang berdasarkan VCD400, VCJ4 tidak dapat langsung dipasang hanya karena lebar dan kapasitasnya sama.
Kesimpulannya:
Lebar 158 mm adalah satu parameter kompatibilitas, bukan bukti kompatibilitas penuh.
Pengaruh Lebar Cell terhadap Intercell Connector
Intercell connector menghubungkan terminal satu cell dengan terminal cell berikutnya.
Layout yang baik harus memastikan:
- Jarak antarterminal sesuai.
- Connector tidak terlalu pendek.
- Connector tidak ditarik.
- Connector tidak tertekuk berlebihan.
- Tidak terjadi kontak dengan tray.
- Penutup atau proteksi dapat dipasang.
- Akses inspeksi tetap tersedia.
Jika lebar tray terlalu besar dan cell bergeser, jarak terminal dapat berubah. Connector kemudian menerima tarikan yang tidak seharusnya.
Jika tray terlalu sempit, cell dapat terdorong sehingga connector tidak berada pada garis yang benar.
Katalog Rocket mencantumkan pilihan double pole post pada catatan spesifikasi, tetapi tidak memberikan detail seluruh layout terminal untuk setiap battery bank. Karena itu, desain connector memerlukan drawing tambahan atau konfirmasi teknis.
Pengaruh Lebar Tray terhadap Kabel Utama
Selain connector antarsel, battery bank mempunyai kabel utama positif dan negatif.
Kabel tersebut memerlukan:
- Jalur yang tidak terjepit.
- Radius tekuk yang sesuai.
- Ruang untuk terminal lug.
- Proteksi mekanis.
- Akses menuju plug baterai.
- Ruang saat battery bank diangkat.
Kesalahan umum adalah memenuhi seluruh tray dengan cell tanpa menyisakan jalur kabel.
Akibatnya dapat berupa:
- Kabel menekan vent plug.
- Kabel bergesekan dengan tray.
- Kabel tertekuk terlalu tajam.
- Terminal menerima tarikan.
- Plug sulit ditempatkan.
- Penutup tray tidak dapat dipasang.
Karena spesifikasi kabel tidak terdapat dalam katalog cell, ukuran ruang kabel harus ditentukan melalui drawing sistem battery bank.
Lebar Cell dan Sistem Insulasi
Battery tray logam harus dirancang agar tidak menimbulkan kontak yang tidak diinginkan dengan bagian konduktif.
Insulasi dapat digunakan pada:
- Dinding bagian dalam.
- Dasar tray.
- Area dekat terminal.
- Jalur kabel.
- Separator tertentu.
- Titik yang berpotensi mengalami gesekan.
Fungsi insulasi meliputi:
- Mengurangi risiko hubungan listrik ke tray.
- Melindungi case dari tepi logam.
- Menjaga kabel tidak bergesekan langsung dengan logam.
- Mendukung keselamatan saat servis.
Angka lebar 158 mm tidak memasukkan ketebalan insulasi. Karena itu, desain internal tray harus menambahkan kebutuhan tersebut sesuai spesifikasi material yang digunakan.
Pengaruh Layout terhadap Distribusi Berat
Battery bank forklift dapat mempunyai berat ratusan kilogram hingga lebih dari satu ton, tergantung jumlah dan tipe cell.
Setiap cell Rocket memiliki data approximate weight with acid.
Contoh:
- VCD170 sekitar 10,2 kg.
- VCD400 sekitar 23,9 kg.
- VCD640 sekitar 38,8 kg.
- VCE850 sekitar 49,6 kg.
- VCI1080 sekitar 58,8 kg.
Jika cell disusun dalam beberapa baris, posisi tiap baris akan memengaruhi distribusi massa.
Layout yang baik perlu menjaga:
- Keseimbangan kiri dan kanan.
- Keseimbangan depan dan belakang.
- Posisi pusat massa.
- Beban pada pelat dasar.
- Beban pada stiffener.
- Posisi titik lifting.
- Kesesuaian dengan battery lock kendaraan.
Tray yang terlalu longgar dapat memungkinkan cell bergeser dan mengubah distribusi berat.
Rumus dasar berat seluruh cell adalah:
Berat seluruh cell = jumlah cell × berat satu cell dengan elektrolit
Kemudian:
Berat total battery bank = berat cell + tray + connector + kabel + plug + aksesori
Lebar layout memengaruhi lokasi beban tersebut terhadap struktur tray.
Pengaruh Lebar terhadap Kekuatan Struktur Tray
Semakin banyak baris, semakin lebar area yang harus ditopang oleh pelat dasar.
Bagian struktur yang perlu dianalisis meliputi:
- Pelat dasar.
- Dinding samping.
- Stiffener.
- Sambungan las.
- Titik lifting.
- Battery lock.
- Support bawah.
- Area penempatan cell terberat.
Lebar 158 mm membantu menentukan modul posisi beban, tetapi tidak dapat digunakan untuk menentukan ketebalan material tray.
Perhitungan struktur membutuhkan data tambahan seperti:
- Berat total.
- Material tray.
- Bentuk support.
- Kondisi lifting.
- Beban dinamis.
- Faktor keselamatan.
- Frekuensi penggantian baterai.
- Kondisi operasi forklift.
Dengan kata lain, dimensi cell menentukan geometri beban, sedangkan analisis struktur menentukan kekuatan tray.
Lebar Cell dan Kemudahan Perawatan
Tray harus memungkinkan teknisi melakukan pemeriksaan dan perawatan.
Akses yang dibutuhkan antara lain:
- Pemeriksaan case.
- Pemeriksaan terminal.
- Pembersihan permukaan cell.
- Pengukuran tegangan.
- Penggantian connector.
- Pengecekan vent plug.
- Pengangkatan cell tertentu.
- Pemeriksaan insulasi.
- Penanganan kondisi abnormal.
Rocket BS Series menggunakan one-touch vent plug dengan indikator level elektrolit. Pemeriksaan dilakukan dari bagian atas cell. Namun, kabel dan connector tidak boleh menutup seluruh akses ke vent plug.
Susunan yang terlalu rapat dapat menyulitkan teknisi untuk:
- Melihat adanya kebocoran.
- Membersihkan area antarsel.
- Melepas cell.
- Memeriksa kondisi dinding tray.
Karena itu, maintenance harus dipertimbangkan sejak tahap drawing, bukan setelah tray selesai dibuat.
Lebar Cell dan Sistem Ventilasi
Baterai traction memerlukan pengelolaan ventilasi sesuai prosedur keselamatan dan sistem kendaraan.
Artikel ini tidak menentukan jarak ventilasi tertentu karena katalog Rocket tidak memberikan data tersebut. Namun, beberapa prinsip dapat diterapkan:
- Vent plug harus dapat diakses.
- Jalur bagian atas cell tidak boleh tertutup kabel secara sembarangan.
- Tray tidak boleh menghalangi ventilasi kompartemen.
- Susunan cell harus dapat diperiksa.
- Battery room harus mengikuti ketentuan keselamatan yang berlaku.
- Panas dan kondisi abnormal harus dapat dideteksi.
Lebar tray yang terlalu rapat dapat mempersulit inspeksi, sedangkan tray terlalu longgar dapat membuat kabel dan connector bergeser.
Cara Menghitung Lebar Dasar Susunan
Berikut metode konseptual yang dapat digunakan.
Langkah 1: Tentukan jumlah cell
Gunakan konfigurasi resmi battery bank.
Langkah 2: Tentukan jumlah baris
Misalnya empat baris.
Langkah 3: Tentukan orientasi
Pastikan lebar 158 mm memang berada pada arah melintang yang dihitung.
Langkah 4: Hitung lebar geometris
4 × 158 mm = 632 mm
Langkah 5: Identifikasi kebutuhan tambahan
Tambahkan ruang sesuai drawing untuk:
- Insulasi.
- Packing.
- Separator.
- Connector.
- Kabel.
- Clearance pemasangan.
- Toleransi fabrikasi.
Langkah 6: Bandingkan dengan tray aktual
Ukur beberapa titik karena tray lama dapat mengalami deformasi.
Langkah 7: Periksa dimensi luar tray
Tray tidak hanya harus menampung cell, tetapi juga harus dapat masuk ke kompartemen forklift.
Rumus konseptual yang lebih lengkap adalah:
Lebar internal tray = lebar body seluruh baris + insulasi + packing + clearance + kebutuhan teknis
Tidak ada angka tambahan universal yang dapat digunakan untuk semua battery bank. Nilai final harus mengikuti desain yang telah disetujui.
Cara Mengukur Battery Tray Forklift
Pengukuran harus dilakukan secara sistematis.
1. Amankan area
Pastikan tray tidak terhubung ke sistem dan proses pengukuran dilakukan sesuai prosedur keselamatan.
2. Ukur panjang internal
Lakukan pengukuran pada:
- Bagian atas.
- Bagian tengah.
- Bagian bawah.
Perbedaan hasil dapat menunjukkan deformasi.
3. Ukur lebar internal
Ukur pada beberapa titik, bukan hanya satu sisi.
4. Ukur tinggi efektif
Perhatikan:
- Dinding tray.
- Cover.
- Terminal.
- Vent plug.
- Jalur kabel.
5. Periksa ketebalan dinding
Ketebalan dinding memengaruhi perbedaan antara ukuran internal dan eksternal.
6. Catat deformasi dan korosi
Tray lama dapat berubah bentuk akibat beban dan penggunaan.
7. Ukur ruang kabel dan plug
Jangan menganggap seluruh ruang tersedia untuk cell.
8. Catat titik lifting
Titik lifting memengaruhi layout dan struktur.
9. Buat dokumentasi
Gunakan:
- Drawing tampak atas.
- Drawing tampak samping.
- Foto.
- Pengukuran aktual.
- Posisi terminal.
Data yang Harus Dicantumkan dalam Drawing Tray
Drawing yang baik sebaiknya mencantumkan:
- Panjang internal.
- Lebar internal.
- Tinggi internal.
- Dimensi eksternal.
- Ketebalan dinding.
- Kode tipe cell.
- Jumlah cell.
- Jumlah baris.
- Cell per baris.
- Orientasi cell.
- Dimensi L × 158 × TH.
- Posisi terminal.
- Jalur connector.
- Jalur kabel.
- Posisi plug.
- Insulasi.
- Packing.
- Sistem restraint.
- Titik lifting.
- Battery lock.
- Berat total.
- Ruang maintenance.
Drawing juga perlu menunjukkan polaritas dan urutan koneksi untuk mencegah kesalahan perakitan.
Contoh Konseptual Layout 24 Cell
Misalnya terdapat 24 cell. Contoh ini hanya menjelaskan geometri dan bukan rekomendasi tegangan tertentu.
Layout 4 × 6
- Empat baris.
- Enam cell per baris.
- Lebar dasar: 4 × 158 = 632 mm.
- Panjang ditentukan oleh enam panjang cell.
Kelebihan geometris:
- Lebar lebih kecil.
- Cocok untuk kompartemen yang relatif sempit.
Konsekuensi:
- Tray menjadi lebih panjang.
- Jalur connector perlu direncanakan sepanjang baris.
Layout 6 × 4
- Enam baris.
- Empat cell per baris.
- Lebar dasar: 6 × 158 = 948 mm.
- Panjang ditentukan oleh empat panjang cell.
Kelebihan geometris:
- Tray lebih pendek.
Konsekuensi:
- Tray lebih lebar.
- Memerlukan kompartemen melintang yang lebih besar.
Layout 3 × 8
- Tiga baris.
- Delapan cell per baris.
- Lebar dasar: 3 × 158 = 474 mm.
Kelebihan:
- Tray sangat sempit.
Konsekuensi:
- Tray menjadi sangat panjang.
- Jalur connector dan kekuatan struktur harus diperhatikan.
Pilihan layout harus mengikuti ruang aktual kendaraan, bukan sekadar bentuk yang paling mudah dihitung.
Kesalahan Umum dalam Menggunakan Angka 158 mm
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
Menganggap 158 mm adalah ukuran akhir tray
Angka tersebut hanya lebar body cell.
Tidak menambahkan insulasi
Insulasi mempunyai ketebalan dan kebutuhan ruang.
Tidak memperhitungkan packing
Cell memerlukan restraint agar tidak bergerak.
Mengabaikan connector
Connector membutuhkan posisi dan ruang yang sesuai.
Tidak memeriksa orientasi
Lebar 158 mm dapat berada pada arah berbeda tergantung orientasi cell.
Menganggap seluruh tipe mempunyai panjang sama
Panjang L berbeda mengikuti tipe dan kapasitas.
Mengabaikan total height
Lebar yang sesuai tidak berguna jika cell terlalu tinggi.
Mengukur hanya satu titik
Tray lama dapat mengalami deformasi.
Menggunakan ukuran eksternal sebagai ukuran internal
Dinding tray mengurangi ruang efektif.
Membuat tray terlalu rapat
Cell menjadi sulit dipasang dan dilepas.
Membuat tray terlalu longgar
Cell dapat bergeser dan membebani connector.
Tidak menghitung berat
Struktur tray harus sesuai dengan total beban.
Mengabaikan jalur kabel
Kabel dapat terjepit atau tertarik.
Memproduksi sebelum drawing disetujui
Perubahan setelah produksi dapat meningkatkan biaya dan risiko.
Checklist Sebelum Produksi Battery Tray
Sebelum tray dibuat, pastikan:
- Kode cell sudah benar.
- Lebar BS telah dikonfirmasi.
- Panjang L telah dicatat.
- H dan TH telah diperiksa.
- Jumlah cell sudah pasti.
- Jumlah baris sudah ditentukan.
- Orientasi cell sudah disetujui.
- Posisi terminal sudah dikonfirmasi.
- Connector sudah dipilih.
- Jalur kabel tersedia.
- Posisi plug sudah ditentukan.
- Insulasi sudah direncanakan.
- Packing atau restraint tersedia.
- Berat total sudah dihitung.
- Struktur dasar sudah dianalisis.
- Titik lifting sudah ditentukan.
- Kompartemen forklift telah diukur.
- Dimensi internal dan eksternal telah dibedakan.
- Drawing telah diperiksa.
- Spesifikasi cell terbaru telah dikonfirmasi.
Kesimpulan
Lebar cell 158 mm merupakan salah satu parameter utama dalam desain battery tray Rocket BS Series karena menjadi modul dasar penyusunan cell dalam arah tertentu.
Dengan mengetahui lebar tersebut, teknisi dapat memperkirakan:
- Jumlah baris.
- Lebar geometris dasar.
- Bentuk tray.
- Orientasi cell.
- Posisi beban.
- Jalur connector.
- Kebutuhan struktur.
Namun, angka 158 mm tidak boleh digunakan sendirian.
Desain tray juga harus memperhitungkan:
- Panjang L.
- Tinggi H dan TH.
- Jumlah cell.
- Insulasi.
- Packing.
- Connector.
- Kabel utama.
- Toleransi fabrikasi.
- Ruang servis.
- Sistem pengunci.
- Berat total.
- Titik lifting.
- Dimensi kompartemen kendaraan.
Tray yang terlalu sempit dapat menekan case, merusak insulasi, dan menyulitkan pemasangan. Tray yang terlalu longgar dapat membuat cell bergeser, membebani terminal, dan menarik connector.
Pesan teknis terpenting adalah:
Lebar cell 158 mm menentukan geometri dasar susunan, tetapi drawing teknis menentukan apakah battery bank dapat dipasang, dihubungkan, dikunci, diangkat, dan dirawat dengan aman.
Sebelum membuat battery tray, siapkan kode cell, kapasitas Ah/5HR, jumlah cell, dimensi L, H dan TH, ukuran kompartemen, posisi terminal, jalur connector, berat total, serta foto tray lama.
PT Andalan Multi Daya menyediakan konsultasi teknis dan pengadaan baterai traction untuk forklift serta kendaraan material handling.
PT Andalan Multi Daya
Website: batteryindustrial.com
Solusi Energi Andal – Kinerja Maksimal