Perbedaan Baterai Traction Chloride Standar DIN dan BS
Perbedaan baterai traction Chloride standar DIN dan BS terutama terletak pada format dimensi cell, rentang kapasitas, tinggi, panjang, berat, volume elektrolit, serta konfigurasi terminalnya. Pada seri Chloride Motive Power HSP15, cell Continental DIN memiliki lebar standar sekitar 198 mm, sedangkan UK BS Cells mempunyai lebar standar sekitar 158 mm.
Perbedaan tersebut sangat penting ketika baterai akan disusun menjadi battery pack untuk forklift listrik, reach truck, pallet truck, dan kendaraan listrik industri. Cell dengan kapasitas Ah yang sama belum tentu dapat saling menggantikan karena ukuran fisik, berat, tinggi, dan posisi terminalnya mungkin berbeda.
Battery pack forklift terdiri atas sejumlah cell yang disusun di dalam steel tray. Selain cell, di dalam sistem tersebut terdapat inter-cell connector, terminal utama, kabel, konektor kendaraan, vent plug, serta perlengkapan pemantauan dan pengisian elektrolit. Karena itu, penggantian baterai tidak cukup dilakukan hanya dengan mencocokkan tegangan atau kapasitas.
Brosur Chloride Motive Power HSP15 menampilkan spesifikasi Continental DIN Cells pada halaman 5 dan UK BS Cells pada halaman 6. Kedua kelompok tersebut menggunakan rating kapasitas lima jam pada suhu 30°C dan disajikan dalam berbagai pilihan ukuran serta kapasitas.
Mengenal Chloride Motive Power HSP15
Chloride Motive Power HSP15 merupakan seri baterai traction atau motive power untuk kendaraan material handling bertenaga listrik. Berdasarkan brosur produk, seri ini ditujukan untuk:
- Forklift listrik.
- Reach truck.
- Pallet truck.
- Kendaraan listrik industri.
- Peralatan material handling di pabrik dan gudang.
Pada forklift listrik, battery pack menjadi sumber energi utama untuk motor penggerak, sistem pengangkatan, kemudi, perangkat kontrol, dan perlengkapan kelistrikan lainnya.
HSP15 tersedia dalam berbagai kode cell. Setiap kode mempunyai kombinasi spesifikasi yang berbeda, meliputi:
- Kapasitas dalam Ah.
- Kapasitas energi dalam kWh.
- Panjang cell.
- Lebar standar.
- Tinggi keseluruhan.
- Berat kering.
- Berat setelah diisi.
- Perkiraan volume asam.
Variasi tersebut memungkinkan produsen atau penyedia battery pack menyesuaikan susunan cell dengan ruang baterai, tegangan, kapasitas, dan kebutuhan berat kendaraan.
Konstruksi utama HSP15 mencakup tubular positive plate, flat-pasted negative plate, special polyethylene separator, high-grade polypropylene cell box, flexible inter-cell connector, plastic shroud, pilihan electrolyte level sensor, dan automatic battery filling system sebagai opsi.
Apa yang Dimaksud dengan Cell DIN dan BS?
Dalam brosur Chloride HSP15, istilah DIN dan BS digunakan untuk mengelompokkan format dan ukuran cell traction.
Continental DIN Cells
Continental DIN Cells mempunyai lebar standar sekitar 198 mm. Dalam satu kelompok DIN, tinggi cell dibuat tetap, sedangkan panjangnya berubah mengikuti tipe dan kapasitas.
Kelompok DIN pada Chloride HSP15 meliputi:
- XWAF.
- XWBF.
- XWCF.
- LXWEF.
- XWEF.
- LXWFF.
- XWFF.
Setiap kelompok mempunyai rentang kapasitas dan tinggi yang berbeda.
UK BS Cells
UK BS Cells mempunyai lebar standar sekitar 158 mm. Seperti DIN, tinggi kelompok dibuat berbeda-beda, sedangkan panjang cell berubah mengikuti tipe dan kapasitas.
Kelompok BS meliputi:
- XXVF.
- XIMF.
- XILF.
- XTLF.
- XTHF.
- XTOF.
- XTEF.
Dalam konteks brosur HSP15, DIN dan BS ditampilkan sebagai kelompok dimensi dan tipe cell, bukan sebagai tingkatan mutu. Oleh karena itu, pilihan terbaik bukan ditentukan oleh anggapan bahwa DIN lebih baik daripada BS atau sebaliknya, tetapi berdasarkan kesesuaian terhadap battery tray dan spesifikasi kendaraan.
Ringkasan Perbedaan Baterai Traction Chloride DIN dan BS
Berikut ringkasan umum berdasarkan seluruh kelompok yang tercantum dalam tabel produk:
| Aspek | Continental DIN Cells | UK BS Cells |
|---|---|---|
| Lebar standar | 198 mm | 158 mm |
| Kapasitas terendah dalam tabel | 120 Ah | 57 Ah |
| Kapasitas tertinggi dalam tabel | 1.400 Ah | 1.188 Ah |
| Tinggi kelompok terendah | 373 mm | 297 mm |
| Tinggi kelompok tertinggi | 755 mm | 725 mm |
| Panjang cell | Sekitar 47–191 mm | Sekitar 45–205 mm |
| Kapasitas energi tertinggi | Sekitar 2,80 kWh | Sekitar 2,38 kWh |
| Rating kapasitas | 5 jam pada 30°C | 5 jam pada 30°C |
| Aplikasi | Material handling | Material handling |
Rentang tersebut berasal dari keseluruhan kode cell dalam tabel. Angka tersebut bukan satu spesifikasi yang berlaku untuk semua cell DIN atau BS. Setiap kode tetap harus diperiksa secara individual.
Spesifikasi Continental DIN Cells
Kelompok XWAF
XWAF merupakan salah satu kelompok DIN dengan tinggi paling rendah pada lini yang ditampilkan.
Spesifikasi umumnya:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 373 mm.
- Rentang kapasitas: 120–600 Ah.
- Panjang cell: 47–191 mm.
Contoh tipe:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XWAF5 | 120 Ah | 0,24 kWh | 47 mm | 8,6 kg |
| XWAF13 | 360 Ah | 0,72 kWh | 119 mm | 22,8 kg |
| XWAF21 | 600 Ah | 1,20 kWh | 191 mm | 37,2 kg |
Kelompok ini dapat menjadi pilihan apabila ruang tinggi battery compartment terbatas dan kebutuhan kapasitas masih berada dalam rentangnya.
Kelompok XWBF
Spesifikasi umum XWBF:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 428 mm.
- Rentang kapasitas: 160–800 Ah.
- Panjang cell: 47–191 mm.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XWBF5 | 160 Ah | 0,32 kWh | 47 mm | 10,1 kg |
| XWBF13 | 480 Ah | 0,96 kWh | 119 mm | 28,2 kg |
| XWBF21 | 800 Ah | 1,60 kWh | 191 mm | 45,9 kg |
Dibandingkan XWAF, XWBF mempunyai tinggi dan rentang kapasitas lebih besar.
Kelompok XWCF
Spesifikasi umum:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 502 mm.
- Kapasitas: 180–900 Ah.
- Panjang cell: 47–191 mm.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XWCF5 | 180 Ah | 0,36 kWh | 47 mm | 11,8 kg |
| XWCF13 | 540 Ah | 1,08 kWh | 119 mm | 32,2 kg |
| XWCF21 | 900 Ah | 1,80 kWh | 191 mm | 52,5 kg |
Kelompok XWCF menunjukkan bagaimana peningkatan tinggi cell memungkinkan kapasitas yang lebih besar dalam format lebar DIN yang sama.
Kelompok LXWEF
Spesifikasi umum:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 575 mm.
- Rentang kapasitas: 220–1.100 Ah.
- Panjang cell: 47–191 mm.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| LXWEF5 | 220 Ah | 0,44 kWh | 47 mm | 14,4 kg |
| LXWEF13 | 660 Ah | 1,32 kWh | 119 mm | 38,4 kg |
| LXWEF21 | 1.100 Ah | 2,20 kWh | 191 mm | 62,5 kg |
Kelompok ini menyediakan pilihan hingga 1.100 Ah dengan tinggi keseluruhan 575 mm.
Kelompok XWEF
XWEF mempunyai lebar standar yang sama, tetapi lebih tinggi daripada LXWEF.
Spesifikasi:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 604 mm.
- Kapasitas: 220–1.100 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XWEF5 | 220 Ah | 0,44 kWh | 47 mm | 14,6 kg |
| XWEF15 | 770 Ah | 1,54 kWh | 137 mm | 45,1 kg |
| XWEF21 | 1.100 Ah | 2,20 kWh | 191 mm | 62,9 kg |
Meskipun LXWEF dan XWEF memiliki rentang kapasitas yang sama, tinggi dan berat beberapa tipenya berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan tidak boleh dilakukan berdasarkan Ah saja.
Kelompok LXWFF
Spesifikasi umum:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 725 mm.
- Kapasitas: 280–1.400 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| LXWFF5 | 280 Ah | 0,56 kWh | 47 mm | 17,7 kg |
| LXWFF13 | 840 Ah | 1,68 kWh | 119 mm | 46,6 kg |
| LXWFF21 | 1.400 Ah | 2,80 kWh | 191 mm | 75,2 kg |
LXWFF merupakan salah satu kelompok berkapasitas tertinggi dalam seri DIN.
Kelompok XWFF
XWFF menjadi kelompok tertinggi dalam tabel Continental DIN.
Spesifikasi:
- Lebar standar: 198 mm.
- Tinggi keseluruhan: 755 mm.
- Kapasitas: 280–1.400 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XWFF5 | 280 Ah | 0,56 kWh | 47 mm | 18,1 kg |
| XWFF13 | 840 Ah | 1,68 kWh | 119 mm | 49,4 kg |
| XWFF21 | 1.400 Ah | 2,80 kWh | 191 mm | 79,6 kg |
XWFF dan LXWFF sama-sama mencapai 1.400 Ah, tetapi tinggi serta berat cell-nya tidak identik.
Ringkasan Kelompok DIN
| Kelompok | Lebar | Tinggi | Rentang Kapasitas |
|---|---|---|---|
| XWAF | 198 mm | 373 mm | 120–600 Ah |
| XWBF | 198 mm | 428 mm | 160–800 Ah |
| XWCF | 198 mm | 502 mm | 180–900 Ah |
| LXWEF | 198 mm | 575 mm | 220–1.100 Ah |
| XWEF | 198 mm | 604 mm | 220–1.100 Ah |
| LXWFF | 198 mm | 725 mm | 280–1.400 Ah |
| XWFF | 198 mm | 755 mm | 280–1.400 Ah |
Spesifikasi UK BS Cells
Kelompok XXVF
XXVF merupakan kelompok BS dengan tinggi paling rendah pada tabel.
Spesifikasi:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 297 mm.
- Kapasitas: 57–342 Ah.
- Panjang cell: 45–205 mm.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XXVF5 | 57 Ah | 0,11 kWh | 45 mm | 4,9 kg |
| XXVF13 | 171 Ah | 0,34 kWh | 109 mm | 12,0 kg |
| XXVF25D | 342 Ah | 0,68 kWh | 205 mm | 22,7 kg |
Kelompok ini memberikan pilihan untuk compartment dengan tinggi relatif rendah.
Kelompok XIMF
Spesifikasi umum:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 362 mm.
- Kapasitas: 120–480 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XIMF7 | 120 Ah | 0,24 kWh | 61 mm | 8,6 kg |
| XIMF15 | 280 Ah | 0,56 kWh | 125 mm | 17,8 kg |
| XIMF25D | 480 Ah | 0,96 kWh | 205 mm | 29,5 kg |
Kelompok XILF
Spesifikasi:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 431 mm.
- Kapasitas: 108–648 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XILF5 | 108 Ah | 0,22 kWh | 45 mm | 6,8 kg |
| XILF15 | 378 Ah | 0,76 kWh | 125 mm | 22,0 kg |
| XILF25D | 648 Ah | 1,30 kWh | 205 mm | 36,3 kg |
Kelompok ini menarik karena kapasitasnya dimulai pada 108 Ah dan mencapai 648 Ah.
Kelompok XTLF
Spesifikasi umum:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 483 mm.
- Kapasitas: 189–756 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XTLF7 | 189 Ah | 0,38 kWh | 61 mm | 11,9 kg |
| XTLF15 | 441 Ah | 0,88 kWh | 125 mm | 25,2 kg |
| XTLF25D | 756 Ah | 1,51 kWh | 205 mm | 42,0 kg |
Kelompok XTHF
Spesifikasi:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 542 mm.
- Kapasitas: 146–876 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XTHF5 | 146 Ah | 0,29 kWh | 45 mm | 10,3 kg |
| XTHF15 | 511 Ah | 1,02 kWh | 125 mm | 29,0 kg |
| XTHF25D | 876 Ah | 1,75 kWh | 205 mm | 48,3 kg |
Kelompok XTOF
Spesifikasi:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 648 mm.
- Kapasitas: 172–1.032 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XTOF5 | 172 Ah | 0,34 kWh | 45 mm | 11,8 kg |
| XTOF13 | 516 Ah | 1,03 kWh | 109 mm | 29,6 kg |
| XTOF25D | 1.032 Ah | 2,06 kWh | 205 mm | 59,5 kg |
XTOF memberikan pilihan lebih dari 1.000 Ah dalam format lebar BS.
Kelompok XTEF
XTEF merupakan kelompok dengan kapasitas tertinggi pada tabel UK BS.
Spesifikasi:
- Lebar standar: 158 mm.
- Tinggi keseluruhan: 725 mm.
- Kapasitas: 297–1.188 Ah.
Contoh:
| Tipe | Kapasitas | Energi | Panjang | Berat Terisi |
|---|---|---|---|---|
| XTEF7 | 297 Ah | 0,59 kWh | 61 mm | 19,0 kg |
| XTEF15 | 693 Ah | 1,38 kWh | 125 mm | 41,6 kg |
| XTEF25D | 1.188 Ah | 2,38 kWh | 205 mm | 67,7 kg |
Data kelompok BS menunjukkan bahwa cell yang lebih panjang umumnya membawa kapasitas, berat, dan kebutuhan elektrolit lebih besar.
Ringkasan Kelompok BS
| Kelompok | Lebar | Tinggi | Rentang Kapasitas |
|---|---|---|---|
| XXVF | 158 mm | 297 mm | 57–342 Ah |
| XIMF | 158 mm | 362 mm | 120–480 Ah |
| XILF | 158 mm | 431 mm | 108–648 Ah |
| XTLF | 158 mm | 483 mm | 189–756 Ah |
| XTHF | 158 mm | 542 mm | 146–876 Ah |
| XTOF | 158 mm | 648 mm | 172–1.032 Ah |
| XTEF | 158 mm | 725 mm | 297–1.188 Ah |
Perbedaan Lebar DIN dan BS
Perbedaan yang paling mudah dikenali adalah lebar cell:
- DIN: sekitar 198 mm.
- BS: sekitar 158 mm.
Selisih nominalnya sekitar 40 mm. Angka ini terlihat sederhana, tetapi sangat memengaruhi layout battery pack.
Sebagai contoh, tray yang dirancang untuk cell selebar 158 mm dapat menggunakan jumlah baris atau orientasi berbeda dibandingkan tray untuk cell selebar 198 mm. Mengganti BS ke DIN tanpa mengubah tray dapat membuat seluruh susunan tidak muat.
Lebar juga memengaruhi:
- Jumlah cell dalam satu baris.
- Jumlah baris dalam tray.
- Posisi terminal.
- Arah flexible connector.
- Ruang kabel utama.
- Jarak terhadap dinding tray.
- Akses pemeriksaan vent plug.
Karena itu, pengukuran panjang total battery pack saja tidak cukup. Lebar setiap cell dan susunannya harus diperiksa.
Perbedaan Tinggi Cell
Tinggi cell DIN dalam tabel berada pada kisaran sekitar 373–755 mm. Sementara itu, kelompok BS berada pada kisaran sekitar 297–725 mm.
Cell yang terlalu tinggi dapat menimbulkan masalah meskipun panjang dan lebar tray mencukupi.
Beberapa area yang harus diperiksa adalah:
- Tinggi maksimal battery compartment.
- Ruang di atas terminal.
- Ruang vent plug.
- Ruang electrolyte level indicator.
- Posisi selang automatic filling.
- Penutup battery compartment.
- Komponen kendaraan di atas baterai.
- Ruang untuk lifting beam atau pengangkat.
Hindari memilih cell yang tingginya sama persis dengan batas compartment. Toleransi dimensi, terminal, dan vent plug tetap perlu diperhitungkan.
Perbedaan Kapasitas Ah
Rentang keseluruhan Continental DIN dalam tabel adalah sekitar 120–1.400 Ah. Sementara itu, rentang UK BS sekitar 57–1.188 Ah.
Namun, angka maksimum tersebut tidak berarti DIN selalu lebih besar atau lebih baik. Pemilihan harus dilakukan pada tingkat kode cell.
Sebagai contoh, terdapat cell DIN 220 Ah dan cell BS dengan kapasitas mendekati nilai tersebut. Meskipun kapasitasnya serupa, tinggi, lebar, panjang, dan beratnya dapat berbeda.
Kapasitas juga harus dibaca berdasarkan rating yang sama. Seluruh data HSP15 pada tabel menggunakan 5-hour capacity at 30°C.
Nilai Ah perlu dipertimbangkan bersama:
- Tegangan battery pack.
- Arus kendaraan.
- Durasi kerja.
- Jumlah shift.
- Berat beban.
- Frekuensi pengangkatan.
- Waktu charging.
- Kondisi charger.
- Ukuran battery tray.
Baterai berkapasitas besar belum tentu cocok apabila terlalu berat atau tidak muat di dalam compartment.
Perbedaan Panjang Cell
Panjang cell DIN pada tabel berkisar sekitar 47–191 mm, sedangkan BS sekitar 45–205 mm.
Dalam kelompok yang sama, peningkatan kapasitas umumnya diikuti oleh cell yang lebih panjang. Hal tersebut berkaitan dengan penambahan susunan pelat dan material aktif.
Panjang cell akan memengaruhi:
- Panjang total baris.
- Jumlah cell yang dapat disusun.
- Posisi connector antarsel.
- Ruang terminal utama.
- Tata letak tray.
- Total berat battery pack.
Perbedaan beberapa milimeter pada satu cell dapat menjadi signifikan ketika dikalikan dengan jumlah cell dalam battery pack.
Perbedaan Berat
Tabel Chloride mencantumkan dua jenis berat:
- Berat kering.
- Berat setelah diisi.
Berat setelah diisi lebih besar karena cell sudah mengandung elektrolit.
Sebagai contoh, XWFF21 DIN mempunyai berat terisi sekitar 79,6 kg per cell. Sementara XTEF25D BS mempunyai berat terisi sekitar 67,7 kg per cell. Keduanya merupakan cell berkapasitas besar, tetapi format, panjang, lebar, tinggi, dan kapasitasnya berbeda.
Berat lengkap battery pack tidak sama dengan berat satu cell. Totalnya harus mencakup:
- Seluruh cell.
- Elektrolit.
- Steel tray.
- Flexible inter-cell connector.
- Kabel utama.
- Main connector.
- Vent plug.
- Sistem filling.
- Komponen penahan mekanis.
Pada sejumlah forklift, berat baterai menjadi bagian dari konfigurasi keseimbangan kendaraan. Karena itu, penggantian ke cell lebih ringan atau lebih berat harus diperiksa dengan cermat.
Perbedaan Volume Elektrolit
Tabel HSP15 juga mencantumkan perkiraan volume asam untuk setiap tipe cell. Volume tersebut bertambah mengikuti ukuran dan kapasitas cell.
Informasi ini berguna untuk memahami bahwa cell dengan Ah lebih besar tidak hanya lebih panjang atau berat, tetapi juga mengandung volume elektrolit yang lebih banyak.
Volume elektrolit berhubungan dengan:
- Berat setelah diisi.
- Kebutuhan pemeriksaan level.
- Konfigurasi vent plug.
- Sistem automatic filling.
- Prosedur penanganan dan perawatan.
Brosur tidak memberikan jadwal topping-up terperinci. Karena itu, kegiatan perawatan perlu mengikuti manual operasional, kondisi penggunaan, dan rekomendasi teknis yang sesuai.
Perbedaan Terminal dan Pole Centres
Diagram dimensi pada halaman spesifikasi menunjukkan posisi pole centres dan panjang cell. Pada tipe tertentu terdapat penandaan “D”, yang dalam catatan brosur mengacu pada double pillar.
Perbedaan terminal harus diperhatikan karena berpengaruh pada:
- Bentuk connector antarsel.
- Arah pemasangan connector.
- Layout baris cell.
- Posisi kabel utama.
- Jarak antarterminal.
- Perlindungan plastic shroud.
Cell dengan kapasitas dan ukuran mendekati satu sama lain belum tentu dapat langsung dipertukarkan apabila terminalnya berbeda.
Konektor tidak boleh dipaksa atau dipasang dalam kondisi menerima tegangan mekanis. Sambungan yang tidak tepat dapat meningkatkan resistansi, menimbulkan panas, atau mempercepat kerusakan.
Konstruksi DIN dan BS pada Chloride HSP15
Meskipun format dimensinya berbeda, kedua kelompok berada dalam keluarga Chloride Motive Power HSP15 dan menggunakan konsep konstruksi utama yang sama.
Tubular Positive Plate
Material aktif pelat positif ditempatkan dalam tabung serat poliester tahan asam. Struktur ini dirancang membantu mempertahankan material aktif ketika baterai mengalami cycling dan vibrasi.
Flat-Pasted Negative Plate
Pelat negatif bekerja bersama pelat positif dan elektrolit dalam proses penyimpanan serta pelepasan energi.
Special Polyethylene Separator
Separator memisahkan pelat positif dan negatif agar tidak bersentuhan langsung, tetapi tetap memungkinkan proses elektrokimia berlangsung.
High-Grade Polypropylene Cell Box
Cell box menjadi wadah bagi pelat, separator, dan elektrolit.
Flexible Inter-Cell Connector
Konektor tembaga fleksibel menghubungkan satu cell dengan cell lainnya dan dirancang menghadapi pergerakan kecil antarsel.
Plastic Shroud
Plastic shroud dipasang untuk melindungi area terminal dan connector dari kontak langsung, hubungan pendek tidak disengaja, dan korosi.
Electrolyte Level Sensor
Sensor dapat memberikan indikasi ketika level elektrolit perlu diperiksa.
Automatic Battery Filling System
Sistem pengisian air tersedia sebagai opsi menggunakan vent plug dan selang yang saling terhubung.
Perbedaan utama DIN dan BS dalam seri ini lebih berkaitan dengan format, ukuran, kapasitas, berat, dan susunan terminal, bukan perbedaan dasar teknologi pelat.
Apakah Cell DIN Bisa Menggantikan Cell BS?
Cell DIN dapat dipertimbangkan untuk menggantikan BS, atau sebaliknya, hanya setelah dilakukan evaluasi teknis secara menyeluruh.
Penggantian tidak boleh dilakukan secara otomatis hanya karena:
- Tegangannya sama.
- Kapasitas Ah mendekati.
- Jumlah cell sama.
- Bentuk luarnya terlihat serupa.
Faktor berikut harus diperiksa:
- Panjang bagian dalam tray.
- Lebar bagian dalam tray.
- Tinggi battery compartment.
- Jumlah cell.
- Tegangan total.
- Kapasitas Ah.
- Berat battery pack.
- Posisi terminal.
- Pole centres.
- Jenis inter-cell connector.
- Main connector.
- Posisi kabel.
- Vent plug.
- Sistem automatic filling.
- Charger.
Jika format cell diubah, steel tray kemungkinan perlu dirancang ulang. Susunan baris, posisi terminal, ruang kabel, dan lifting point juga dapat berubah.
Risiko Mengganti DIN dan BS tanpa Verifikasi
Penggantian tanpa pemeriksaan dapat menimbulkan beberapa masalah.
Cell Tidak Masuk ke Tray
Lebar 198 mm dan 158 mm menghasilkan layout yang berbeda. Tray lama mungkin tidak mempunyai ruang yang sesuai.
Tinggi Melebihi Compartment
Battery pack dapat masuk secara panjang dan lebar, tetapi terlalu tinggi untuk penutup atau ruang kendaraan.
Berat Tidak Sesuai
Perubahan berat dapat memengaruhi spesifikasi kendaraan dan cara penanganan battery pack.
Terminal Sulit Dihubungkan
Perbedaan pole centres atau pillar membuat connector lama tidak sesuai.
Kabel Tidak Mencapai Posisi yang Dibutuhkan
Susunan baru dapat memindahkan terminal utama ke sisi berbeda.
Charger Tidak Sesuai
Perubahan kapasitas dapat memengaruhi durasi dan karakter pengisian.
Akses Perawatan Terganggu
Vent plug atau level indicator dapat tertutup oleh connector, tray, atau penutup kendaraan.
Hubungan DIN dan BS dengan Battery Tray
Battery tray bukan hanya wadah. Komponen ini mengatur posisi seluruh cell dan memberikan perlindungan mekanis.
Ketika memilih DIN atau BS, ukur:
- Panjang bagian dalam.
- Lebar bagian dalam.
- Tinggi dinding tray.
- Ketebalan material tray.
- Posisi lifting point.
- Ruang terminal utama.
- Arah kabel.
- Ruang main connector.
- Ruang ventilasi.
- Akses pemeriksaan cell.
Pengukuran harus dilakukan pada bagian dalam. Dimensi luar tray tidak menggambarkan ruang aktual karena terdapat ketebalan pelat baja.
Brosur mencantumkan toleransi berat cell sekitar ±5%, panjang dan lebar sekitar ±3 mm, serta tinggi sekitar ±5 mm. Toleransi ini perlu dipertimbangkan agar susunan tidak terlalu rapat.
Hubungan DIN dan BS dengan Charger
Standar dimensi cell tidak secara langsung menentukan charger. Namun, perubahan tipe cell dapat diikuti perubahan kapasitas battery pack.
Charger perlu diverifikasi berdasarkan:
- Tegangan output.
- Arus pengisian.
- Kapasitas Ah.
- Karakter charging.
- Jenis connector.
- Polaritas.
- Kondisi kabel.
- Waktu pengisian.
Brosur Chloride menyebut charger sebagai pasangan penting bagi baterai motive power. Charger harus mampu mengisi baterai hingga penuh tanpa menyebabkan overcharging.
Charger lama tidak boleh langsung dianggap sesuai apabila terjadi perubahan kapasitas atau konfigurasi battery pack.
Cara Menentukan DIN atau BS yang Sesuai
1. Periksa Kode Cell Lama
Jika kode masih terbaca, gunakan sebagai referensi awal untuk mengidentifikasi standar serta kelompoknya.
2. Periksa Nameplate Battery Pack
Catat:
- Tegangan.
- Kapasitas Ah.
- Berat.
- Tipe cell.
- Nomor seri.
3. Ukur Battery Tray
Ukur panjang, lebar, dan tinggi bagian dalam.
4. Periksa Jumlah Cell
Jumlah cell harus sesuai dengan tegangan kendaraan.
5. Verifikasi Berat
Bandingkan berat battery pack lama dengan konfigurasi yang direncanakan.
6. Periksa Terminal
Identifikasi jumlah pillar, jarak terminal, dan arah connector.
7. Periksa Main Connector
Pastikan kompatibel dengan forklift dan charger.
8. Evaluasi Pola Operasional
Catat lama pemakaian, jumlah shift, beban rata-rata, dan waktu charging.
9. Periksa Charger
Pastikan tegangan, arus, dan karakter pengisian sesuai.
10. Lakukan Verifikasi Akhir
Konfirmasi seluruh dimensi dan spesifikasi sebelum tray dibuat atau battery pack dirakit.
Checklist Data Sebelum Memesan Baterai
Siapkan data berikut agar penentuan cell DIN atau BS lebih akurat:
| Parameter | Informasi yang Dibutuhkan |
|---|---|
| Merek forklift | Sesuai nameplate |
| Model forklift | Tipe lengkap |
| Foto nameplate | Forklift dan baterai |
| Tegangan | Dalam volt |
| Kapasitas lama | Dalam Ah |
| Jumlah cell | Jumlah aktual |
| Kode cell | Jika masih terbaca |
| Dimensi tray | Panjang × lebar × tinggi |
| Berat battery pack | Sesuai nameplate |
| Standar lama | DIN atau BS |
| Terminal | Jumlah dan posisi |
| Main connector | Tipe dan polaritas |
| Posisi kabel | Kiri, kanan, depan, atau belakang |
| Charger | Tegangan dan arus |
| Jam kerja | Jam per hari |
| Jumlah shift | Satu atau lebih |
| Lokasi pengiriman | Kota atau lokasi proyek |
Tambahkan foto battery pack dari atas, depan, belakang, dan samping. Foto connector serta charger juga membantu proses identifikasi.
Kesalahan Umum Saat Memilih DIN dan BS
Menganggap DIN Selalu Lebih Baik
DIN dan BS merupakan format cell. Kualitas harus dinilai dari konstruksi, kecocokan, penggunaan, charger, dan perawatan.
Hanya Membandingkan Ah
Ah sama tidak menjamin lebar, tinggi, berat, atau terminalnya sama.
Tidak Mengukur Tray
Selisih lebar sekitar 40 mm per cell dapat mengubah seluruh layout battery pack.
Mengabaikan Tinggi
Cell mungkin muat di tray, tetapi terlalu tinggi untuk battery compartment.
Mengabaikan Berat
Perubahan jenis cell dapat mengubah berat total battery pack.
Tidak Memeriksa Pole Centres
Terminal berbeda dapat membuat inter-cell connector tidak sesuai.
Menggunakan Charger Lama tanpa Verifikasi
Kapasitas atau konfigurasi baru dapat membutuhkan evaluasi ulang terhadap charger.
Tidak Memperhitungkan Toleransi
Tray yang dibuat terlalu rapat dapat menyulitkan pemasangan dan perawatan.
Standar Mana yang Lebih Tepat untuk Forklift?
Tidak ada jawaban universal bahwa DIN atau BS selalu lebih tepat.
DIN dapat menjadi pilihan yang sesuai apabila:
- Tray dirancang untuk lebar cell sekitar 198 mm.
- Tinggi dan kapasitas kelompok DIN memenuhi kebutuhan.
- Susunan terminalnya sesuai.
- Berat total berada dalam batas kendaraan.
BS dapat lebih sesuai apabila:
- Tray menggunakan format lebar sekitar 158 mm.
- Ruang pemasangan memerlukan cell lebih sempit.
- Tipe BS menyediakan kapasitas dan tinggi yang dibutuhkan.
- Konfigurasi terminal serta beratnya cocok.
Pilihan terbaik adalah cell yang sesuai dengan kendaraan secara menyeluruh, bukan cell dengan angka kapasitas paling tinggi.
Perawatan Cell DIN dan BS
Karena keduanya merupakan bagian dari seri HSP15, perhatian perawatannya berfokus pada area yang sama.
Pemeriksaan dapat mencakup:
- Level elektrolit.
- Kondisi vent plug.
- Electrolyte level sensor.
- Selang automatic filling.
- Terminal.
- Flexible inter-cell connector.
- Plastic shroud.
- Kebersihan permukaan.
- Kondisi cell box.
- Kondisi steel tray.
- Kabel utama.
- Main connector.
- Proses charging.
Konstruksi tubular positive plate tidak membuat baterai bebas perawatan. Level elektrolit, koneksi, dan kondisi fisik tetap perlu diperiksa.
Pekerjaan pada battery pack traction melibatkan elektrolit dan arus tinggi. Gunakan perlengkapan keselamatan dan personel yang kompeten.
Perbedaan Baterai Traction Chloride DIN dan BS untuk Kebutuhan Industri
Perbedaan baterai traction Chloride standar DIN dan BS tidak hanya terletak pada lebar cell. Perbandingannya juga mencakup tinggi kelompok, kapasitas Ah, panjang, berat, volume elektrolit, konfigurasi terminal, dan kesesuaian dengan battery tray.
Continental DIN Cells mempunyai lebar standar sekitar 198 mm dengan kapasitas yang tercantum hingga sekitar 1.400 Ah. UK BS Cells mempunyai lebar standar sekitar 158 mm dengan kapasitas dalam tabel hingga sekitar 1.188 Ah.
Keduanya menggunakan rating lima jam pada suhu 30°C dan termasuk dalam lini Chloride Motive Power HSP15. Teknologi utamanya mencakup tubular positive plate dan komponen pendukung yang dirancang untuk aplikasi material handling.
DIN dan BS tidak dapat dipertukarkan hanya berdasarkan kesamaan tegangan atau kapasitas. Sebelum memesan, periksa kode cell, jumlah cell, ukuran bagian dalam tray, berat battery pack, posisi terminal, connector, kabel, dan charger.
PT Andalan Multidaya menyediakan solusi baterai traction Chloride HSP15 untuk forklift listrik, reach truck, pallet truck, dan kendaraan material handling. Kirimkan foto nameplate serta data battery pack lama agar pilihan cell DIN atau BS dapat disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan.
PT Andalan Multidaya
Website: www.batteryindustrial.com
